news

Mendagri catat kerugian fasum DKI capai Rp50 miliar usai demo, Gedung DPRD di Makassar hingga Jambi rusak

Selasa, 2 September 2025 | 15:32 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian angkat bicara terkait kerugian fasilitas umum imbas aksi unjuk rasa di DKI Jakarta (Instagram.com/@titokarnavian)

GENMILENIAL.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melaporkan gelombang unjuk rasa sejak 25 Agustus hingga awal September 2025 menimbulkan kerugian besar pada fasilitas umum dan gedung pemerintahan di berbagai daerah.

Di Jakarta, kerugian ditaksir mencapai Rp50,4 miliar. Tito menyebut kerusakan paling parah terjadi pada fasilitas transportasi publik yang sehari-hari digunakan masyarakat.

“Di DKI Jakarta, tercatat kerusakan pada 22 halte. Kerugian senilai Rp3,3 miliar dialami MRT, Rp41,6 miliar untuk Transjakarta, serta Rp5,5 miliar untuk CCTV,” ujar Tito dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa 2 September 2025.

Baca Juga: Ikuti arahan Prabowo, DPR siap cabut tunjangan rumah Rp50 juta anggota dewan

Selain di ibu kota, kerusakan besar juga tercatat di sejumlah daerah.

Di Makassar, Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan DPRD Kota Makassar dibakar oknum demonstran.

Di Surakarta, Kantor Sekretariat DPRD Solo ikut dibakar, sementara di Surabaya, Gedung Negara Grahadi terbakar dan 11 pos polisi rusak berat.

Kerusakan juga terjadi di Jambi, di mana Gedung DPRD Provinsi dirusak, serta di Palembang, Gedung DPRD dan Kantor Ditlantas Polda Sumsel terbakar.

Baca Juga: Kang Rey usai shalat ghaib: Demo Subang jadi contoh, anarkis hanya karena oknum penyusup

Tito menyebut, hingga awal September tercatat 107 titik aksi di 32 provinsi.

Sebagian besar berlangsung kondusif, namun ada yang berujung kerusuhan dengan pembakaran, penjarahan, hingga perusakan fasilitas umum.

“Beberapa aksi disusupi tindakan anarkis seperti pembakaran, penjarahan, dan perusakan gedung pemerintahan,” katanya.

Gelombang aksi itu dipicu oleh kritik terhadap besaran gaji dan tunjangan pejabat Parlemen RI.

Baca Juga: Polres Subang amankan 129 orang diduga anarko saat aksi unjuk rasa

Halaman:

Tags

Terkini