Kang Rey usai shalat ghaib: Demo Subang jadi contoh, anarkis hanya karena oknum penyusup

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 2 September 2025 | 14:45 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita BR berikan sambutan usai laksanakan shalat ghaib dan doa bersama di Masjid Al-Musabaqoh, Selasa 2 September 2025 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita BR berikan sambutan usai laksanakan shalat ghaib dan doa bersama di Masjid Al-Musabaqoh, Selasa 2 September 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.IDBupati Subang Reynaldy Putra Andita menegaskan bahwa demonstrasi di Subang bisa menjadi contoh kedewasaan berdemokrasi, di tengah maraknya aksi ricuh di sejumlah daerah lain.

Hal itu ia sampaikan usai melaksanakan shalat ghaib dan doa bersama di Masjid Al-Musabaqoh, Selasa 2 September 2025.

Shalat ghaib dilakukan untuk mendoakan tujuh orang yang gugur dalam demonstrasi nasional pada 28–31 Agustus lalu.

Baca Juga: Polres Subang amankan 129 orang diduga anarko saat aksi unjuk rasa

“Terima kasih kepada driver ojol, mahasiswa, dan ormas yang menyampaikan aspirasi dengan tertib dan santun. Ini bukti masyarakat Subang sudah sangat dewasa dan memilih damai,” kata Kang Rey.

Menurutnya, jika aksi berubah menjadi ricuh, maka bukan hanya aparat atau pemerintah yang dirugikan, melainkan seluruh elemen masyarakat.

“Subang harus jadi contoh. Menyampaikan pendapat itu boleh, tapi harus tenteram. Kalau rusuh, yang rugi masyarakat itu sendiri,” ujarnya.

Kang Rey juga mengapresiasi kerja Forkopimda dan Polres Subang yang berhasil mengamankan 129 pelajar SMA yang disinyalir hendak memicu kericuhan.

Baca Juga: 6 Rahasia anak muda bisa punya tabungan meski gaji pas-pasan

“Demo kemarin bukan oleh mahasiswa, tapi oknum pelajar yang coba membuat chaos. Kalau ada kerusuhan, pasti disusupi oknum,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah sangat terbuka terhadap kritik dan aspirasi rakyat. Namun, penyampaian pendapat harus tetap menjaga kedamaian.

“Mahasiswa dan driver ojol tidak mungkin anarkis. Kalau ada kerusuhan, pasti karena ada yang menyusup dan memperkeruh suasana,” tutur Kang Rey.

Doa bersama tersebut dipimpin Ustaz Yadi Suban ZA dan dihadiri Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi, Anggota DPRD Jawa Barat, Forkopimda Kabupaten Subang, serta para driver ojol.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X