news

PBNU dan ormas Islam serukan ketertiban publik, Gus Yahya ajak masyarakat tenang di tengah gejolak demo nasional

Minggu, 31 Agustus 2025 | 10:38 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya (Instagram.com/@yahyacholilstafuq)

GENMILENIAL.ID – Situasi politik nasional yang memanas akibat gelombang demonstrasi di berbagai daerah kini menuai perhatian serius dari organisasi masyarakat (ormas) Islam.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menyerukan agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi di tengah kondisi yang dinilai rawan memicu konflik sosial.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Yahya setelah menghadiri pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu 30 Agustus 2025.

Pertemuan itu juga dihadiri pimpinan dari 16 ormas Islam lainnya.

Baca Juga: Isu tunjangan DPR jadi sorotan publik, Demokrat siap dievaluasi bersama fraksi lain

Seruan tenang di tengah gejolak

“Kami bersepakat untuk bersama-sama bahu membahu mengatasi keadaan, serta mengajak masyarakat supaya lebih tenang,” kata Gus Yahya mewakili para pimpinan ormas.

Imbauan ini muncul di tengah maraknya demonstrasi mahasiswa, buruh, dan kelompok masyarakat sipil terkait isu ekonomi, kebijakan pemerintah, hingga tragedi yang menimpa salah seorang demonstran.

PBNU menilai stabilitas sosial perlu dijaga agar aspirasi rakyat bisa tersampaikan tanpa menimbulkan kerusakan yang lebih luas.

Dukungan moral untuk pemerintah

Selain menyerukan ketenangan, para tokoh ormas Islam juga menyatakan dukungan terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo.

Baca Juga: TikTok hentikan sementara fitur live di Indonesia, prioritaskan keamanan pengguna di tengah demo nasional

“Insya Allah bersama Presiden Prabowo Subianto, di bawah kepemimpinannya dan dengan dukungan para pemimpin umat, kita bisa menghadapi berbagai tantangan yang ada,” imbuh Gus Yahya.

Hal ini menunjukkan adanya konsolidasi moral dan politik antara pemerintah serta ormas Islam besar, terutama dalam menghadapi situasi nasional yang dinilai sensitif.

Halaman:

Tags

Terkini