news

Penjelasan Istana soal 2.000 warga Gaza yang akan dibawa ke Pulau Galang, pastikan bukan evakuasi

Jumat, 15 Agustus 2025 | 01:55 WIB
Ilustrasi tanda arah Gaza - Istana merespon tentang gagasan 2.000 warga Gaza yang akan dibawa ke Indonesia (Unsplash/Emad El Byed)

GENMILENIAL.ID - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, memberikan penjelasan mengenai rencana pengobatan 2.000 warga Gaza di Indonesia melalui fasilitas di Pulau Galang.

Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini murni untuk kegiatan kemanusiaan dan bukan bentuk evakuasi dari negara asalnya.

Hasan Nasbi menjelaskan, Pulau Galang dipilih karena memiliki fasilitas rumah sakit yang lengkap, termasuk sarana pendukung lainnya, serta lokasi yang terpisah dari pemukiman warga sekitar.

Baca Juga: Saat India kena 50 persen tarif impor AS imbas beli pasokan minyak dari Rusia

“Rencananya disiapkan pusat pengobatannya di Pulau Galang, karena di Pulau Galang ada fasilitas rumah sakit, termasuk fasilitas pendukung lainnya untuk 2.000 warga Gaza dan menampung keluarga yang mendampingi,” ujar Hasan Nasbi di Kantor Kwarnas, Jakarta pada Kamis, 7 Agustus 2025.

Pemilihan Pulau Galang juga didasarkan pada pengalaman sebelumnya saat pulau itu digunakan untuk penanganan pasien COVID-19, sehingga keamanan, kenyamanan, dan pengelolaan fasilitas dapat lebih mudah dilakukan.

Hasan menegaskan bahwa pemerintah berupaya memastikan proses pengobatan berjalan optimal dan aman bagi semua pihak yang terlibat.

Terkait kekhawatiran publik, Hasan Nasbi menekankan bahwa kedatangan warga Gaza bukan berarti mereka dipindahkan dari negaranya.

Baca Juga: Emas vs tabungan bank: Mana pilihan cerdas menyimpan uang di tengah ancaman inflasi?

“Ini bukan evakuasi, ini untuk pengobatan, jadi setelah sembuh, setelah selesai pengobatan, mereka akan kembali lagi ke Gaza,” jelas Hasan.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan operasi kemanusiaan yang menekankan bantuan medis bagi warga Gaza sebanyak mungkin.

Selain itu, Hasan Nasbi menyebutkan bahwa pemerintah menargetkan jumlah warga Gaza yang mendapat fasilitas pengobatan di Pulau Galang sebanyak 2.000 orang.

Kegiatan ini juga melibatkan koordinasi dengan pihak terkait, baik dari segi logistik, tenaga medis, maupun fasilitas pendukung agar seluruh proses berjalan lancar.

Baca Juga: Tren otomotif makin canggih, 5 aksesoris mobil ini bikin tampilan dan fungsi makin maksimal

Halaman:

Tags

Terkini