Meskipun kemudian ia meminta maaf dan membatalkan kenaikan PBB, massa tetap turun ke jalan untuk menuntut pengunduran dirinya.
Aksi protes yang melibatkan ribuan warga itu bahkan sempat diwarnai kericuhan, meski pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa.
Bupati Sudewo sendiri baru dilantik pada 18 Juli 2025. Namun, belum genap sebulan menjabat, ia sudah dihadapkan pada tekanan politik yang cukup besar, termasuk desakan untuk mundur dari kursi bupati.
Ia menegaskan akan terus bekerja menjalankan program-program pemerintah daerah dan mengajak seluruh pihak untuk menempuh jalur konstitusional dalam menyampaikan aspirasi.***