Baca Juga: Buang limbah ke Ciliwung, 4 hotel di Puncak disegel Kementerian Lingkungan Hidup
Ribuan warga terlibat dalam aksi ini, memenuhi sejumlah titik di pusat Kabupaten Pati.
Situasi yang awalnya berjalan damai berubah ricuh ketika sebagian massa mencoba memaksa masuk ke area kantor bupati. Bentrokan kecil dengan aparat pun tak terhindarkan.
Polda Jawa Tengah menyatakan akan terus melakukan evaluasi terhadap pengamanan unjuk rasa serta mengusut tuntas pihak-pihak yang memicu aksi anarkis.
"Kami imbau masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dengan cara damai dan mematuhi hukum yang berlaku," pungkas Artanto.***