Dalam keterangannya, Kantor Imigrasi Jakarta Selatan menekankan bahwa penipuan cinta lintas negara merupakan kejahatan yang nyata dan berbahaya.
“Love scamming itu nyata. Imigrasi turut berperan dalam mencegah dan mengawasi potensi korban yang dimanfaatkan untuk tujuan ilegal,” tulis akun resmi @kanimjaksel.
Unggahan ini pun menuai banyak komentar dari warganet. Banyak yang prihatin sekaligus geram terhadap fenomena yang semakin marak ini.
“Mbak sadar mbak, dirimu hanya dimanfaatkan,” tulis akun @miarikaputri.
“Baru pacaran pertama kali ini mungkin, dirayu sedikit langsung klepek-klepek,” komentar akun @dianayuriati61.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam menjalin relasi daring, terlebih jika melibatkan ajakan ke luar negeri tanpa kejelasan dan restu keluarga.***