Dalam keterangannya, Kantor Imigrasi Jakarta Selatan menekankan bahwa penipuan cinta lintas negara merupakan kejahatan yang nyata dan berbahaya.
“Love scamming itu nyata. Imigrasi turut berperan dalam mencegah dan mengawasi potensi korban yang dimanfaatkan untuk tujuan ilegal,” tulis akun resmi @kanimjaksel.
Unggahan ini pun menuai banyak komentar dari warganet. Banyak yang prihatin sekaligus geram terhadap fenomena yang semakin marak ini.
“Mbak sadar mbak, dirimu hanya dimanfaatkan,” tulis akun @miarikaputri.
“Baru pacaran pertama kali ini mungkin, dirayu sedikit langsung klepek-klepek,” komentar akun @dianayuriati61.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam menjalin relasi daring, terlebih jika melibatkan ajakan ke luar negeri tanpa kejelasan dan restu keluarga.***
Artikel Terkait
44 Kasus pemerasan baru terungkap di imigrasi Soetta, pejabat imigrasi dicopot oleh Kemenimpas
Rapat bareng DPR, begini klaim doktif terkait modus penipuan skincare tomat putih yang diduga dilakukan dokter Richard Lee
Skandal arisan bodong di Subang: Dugaan penipuan hingga Rp1 miliar, pelaku menghilang, polisi imbau korban segera lapor
Eks Dirjen Kemnaker buka suara soal dugaan pemerasan TKA: Imigrasi juga terlibat
Kemlu ungkap alasan 2 WNI ditangkap otoritas imigrasi AS usai kerusuhan di Los Angeles
Viral jenazah tenaga kesehatan dibawa naik motor di Donggala, jalan rusak tak bisa dilalui ambulans
Viral MPLS Core: Saat teman bawa bekal, siswi SD ini malah keluarkan kucing dari tas