GENMILENIAL.ID – Operasi Patuh Nala 2025 yang berlangsung di depan Mapolres Bengkulu Tengah, Senin pagi, 14 Juli 2025, nyaris berujung petaka.
Seorang pengendara sepeda motor nekat menyerang anggota kepolisian menggunakan senjata tajam saat dihentikan dalam razia.
Insiden itu terekam dalam video yang viral di media sosial dan diunggah oleh akun Instagram @feedgramindo.
Dalam video tersebut, pelaku yang mengendarai motor tanpa plat nomor diketahui mencoba menerobos pemeriksaan petugas.
Baca Juga: Ribuan pelamar kerja antre di Jalan Siliwangi Cianjur, tunjukkan tingginya kebutuhan lapangan kerja
Saat dihentikan, pria tersebut justru mencabut pisau dari pinggangnya dan mengayunkannya ke arah polisi.
“Mencabut pisau dari pinggangnya dan berupaya menyerang Polisi,” tulis keterangan unggahan itu.
Aksi penyerangan itu langsung memicu kejar-kejaran antara pelaku dan petugas. Suara tembakan peringatan juga terdengar dalam video yang beredar.
Pelaku akhirnya berhasil ditangkap dalam kondisi penuh lumpur setelah ketahuan bersembunyi di sebuah kubangan di area perkebunan milik warga.
Baca Juga: Konflik Iran-Israel dan dinamika baru Timur Tengah: Perspektif Yanuardi Syukur, peneliti UI
Usai diamankan, pelaku langsung dibawa ke gedung Satreskrim Polres Bengkulu Tengah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas maupun motif pelaku.
Operasi Patuh Nala sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar serentak di seluruh wilayah hukum Polda, bertujuan untuk meningkatkan ketertiban lalu lintas dan keselamatan berkendara.
Kejadian ini menyoroti risiko yang dihadapi aparat saat menjalankan tugas serta pentingnya kewaspadaan di lapangan, terlebih ketika berhadapan dengan pelanggar yang menunjukkan indikasi kekerasan.***