news

Resmikan KEK Sanur dan Bali International Hospital, Prabowo: Ini warisan gagasan Jokowi yang harus dihargai

Minggu, 29 Juni 2025 | 00:09 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto (kanan) dan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (kiri) (Instagram.com/@prabowo)

GENMILENIAL.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan dua infrastruktur strategis di Bali, yakni Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dan Bali International Hospital, Rabu, 25 Juni 2025.

Dalam pidatonya, Prabowo secara terbuka menyampaikan pujian dan penghormatan kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang disebutnya sebagai penggagas utama proyek tersebut.

“Saya berbahagia hari ini meresmikan KEK Sanur dan Bali International Hospital, padahal kawasan ini sudah dirintis sejak zaman Presiden Joko Widodo,” ujar Prabowo dalam sambutannya di Denpasar.

Baca Juga: Minibus seruduk area IGD RS PMC Pamanukan, remaja perempuan tewas, dua lainnya luka-luka

Prabowo mengajak seluruh masyarakat untuk mengapresiasi kerja-kerja pemimpin terdahulu yang telah meletakkan fondasi pembangunan nasional, termasuk Jokowi.

Menurutnya, menghargai jasa pemimpin masa lalu adalah bagian dari semangat kebangsaan dan kesinambungan pembangunan.

“Marilah kita selalu ingat jasa-jasa baik dari pendahulu kita. Saya merasa mewarisi kebaikan dari kepemimpinan presiden-presiden sebelumnya,” imbuhnya.

Bangsa dibangun oleh banyak tangan

Lebih lanjut, Prabowo menegaskan bahwa kemajuan Indonesia bukanlah hasil kerja satu atau dua orang semata.

Baca Juga: Cak Imin ancam razia pesantren sesat: Yang busuk harus ditindak, jangan rusak nama baik pesantren

Ia menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen bangsa dalam membangun negara dari pusat hingga pelosok.

“Negara ini tidak hanya dibangun oleh satu atau dua orang, tapi oleh banyak pihak: presiden, menteri, gubernur, petani, nelayan, guru, insinyur, semua punya peran,” tegasnya.

Kawasan Ekonomi Khusus Sanur dan Bali International Hospital diharapkan menjadi lokomotif baru pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Bali, sekaligus mendukung sektor kesehatan dan ekonomi kreatif berbasis lokal.***

 

Tags

Terkini