news

Polisi ungkap motif dokter residen yang bius dan perkosa anak pasien RSHS: Akan diperkuat dengan forensik

Minggu, 13 April 2025 | 20:58 WIB
Dokter residen pelaku pemerkosaan terhadap anak pasien RSHS (X.com/colekcimol)

“Ya (ada penyitaan obat bius dan kondom bersperma),” kata Surawan ketika dikonfirmasi sebelumnya.

Baca Juga: ESAI: Dinamika ketertarikan dan meninggalkan agama di negara-negara maju

Pihak Universitas Padjadjaran turut angkat suara mengenai status pelaku yang memang merupakan peserta didik yang sedang menjalani pendidikan spesialis di rumah sakit tersebut.

Unpad memastikan telah mengambil langkah tegas terhadap pelaku.

“Karena terduga merupakan PPDS yang dititipkan di RSHS dan bukan karyawan RSHS, maka penindakan tegas sudah dilakukan oleh Unpad dengan memberhentikan yang bersangkutan dari program PPDS,” tegas Unpad melalui siaran pers resmi pada Rabu, 9 April 2025.

Dengan penanganan yang kini berjalan di tangan kepolisian dan sanksi akademik yang telah dijatuhkan, kasus ini masih terus menjadi perhatian publik, terutama dalam mendorong perlindungan terhadap korban dan reformasi etik di dunia medis.***

Halaman:

Tags

Terkini