news

Menanggapi ada aksi penolakan Makan Bergizi Gratis di Papua, Kepala Badan Gizi Nasional ungkap MBG adalah hak penerima manfaat

Senin, 24 Februari 2025 | 00:07 WIB
Pelaksanaan MBG yang mendapat penolakan di Papua (Instagram/badangzinasional.ri)

Target penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis

Untuk pelaksanaan MBG, target periode pertama MBG dimulai Januari hingga April 2025 dengan target 3 juta penerima manfaat.

Baca Juga: Sorotan khusus: Aksi 'Indonesia Gelap' di berbagai daerah tanah air, dari gema lagu 'Bayar Polisi' hingga teatrikal puisi

Untuk periode kedua, target penerima manfaat adalah 6 juta yang akan berlangsung dari April hingga Agustus 2025.

Kemudian sampai akhir tahun, target penerima manfaat sejumlah 15 juta orang dengan anggaran yang dimiliki Badan Gizi Nasional senilai Rp71 Triliun sebelum terkena pemotongan anggaran.

Wacana tambahan anggaran Rp100 Triliun sempat muncul ketika Presiden Prabowo memberikan instruksi baru untuk mencapai target 89 juta penerima manfaat dan BGN membutuhkan tambahan anggaran.

“Jadi Pak Presiden bertanya ke kami, kalau diajukan percepatan berada dana yang dibutuhkan? Kami jawab Rp100 Triliun,” kata Kepala BGN, Dadan Hindayana pada Sabtu, 25 Januari 2025 lalu usai Rampinas PIRA.

Baca Juga: Telisik kasus dugaan intimidasi Band Sukatani, Polri ungkap bakal transparan usut oknum polisi di Jateng usai lagu ‘Bayar’ ditarik dari peredaran

Dalam update terbaru, BGN mengalami pemotongan anggaran 0,28 persen imbas efisiensi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo.

“Anggaran yang awalnya Rp71 triliun kemudian berkurang Rp200,2 miliar,” kata Dadan usai Rapat Kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Rabu, 12 Februari 2025.

Meski ada pemotongan anggaran, Dadan menyatakan jika hal tersebut tidak akan memengaruhi keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis.***

Halaman:

Tags

Terkini