GENMILENIAL.ID - Ratusan warga dan berbagai tokoh masyarakat, perangkat desa dan juga unsur Muspika turut memadati pelataran Pondok Pesantren Riyadhus Solihin Jabong pada Kamis, 13 Februari 2025 malam.
Kedatangan mereka untuk menghadiri peringatan Malam Nisfu Syaban dengan dzikir dan doa bersama yang dipimpin oleh pengasuh Pimpinan Pondok Pesantren KH. Abdur Rohman.
“Malam nisfu syaban, doa bersama, malam dimana diangkat amal perbuatan baik dan buruk, catatan amal pada hari ini,” kata Kyai Abdul Rahman.
Baca Juga: Respon Jokowi soal pemangkasan anggaran IKN, akui pembangunannya bisa sampai 20 tahun
Selain menggelar dzikir bersama, pada malam tersebut juga digelar santunan bagi 120 yatim yang berada di Kecamatan Pagaden.
“Kami juga mengadakan acara santunan yatim piatu,” ujarnya.
Lanjut Kyai Abdur Rahman, Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin awalnya menargetkan santunan untuk 200 anak yatim, namun karena melihat situasi dan kondisi hanya sekitar 120 anak yang mendapat santunan.
Anak-anak yatim tersebut diambil dari masyarakat sekitar pesantren yang ada di Desa Jabong dan beberapa desa yang ada di Kecamatan Pagaden.
Lanjut Kyai Abdur Rahman, melihat anggaran yang tersedia, pihak pesantren saat ini, fokus terlebih dahulu kepada anak yatim, dan belum menyasar pada kaum dhuafa.
“Anak yang ada di Jungklang dan anak-anak yang ada di Tangoli, Bakan Sawah, jumlah anak ada 120 anak yatim, dhuafanya belum karena melihat situasi keuangan dan anggaran,” ungkapnya.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Camat Pagaden, Drs. Muhamad Rudi, Kapolsek Pagaden Kompol Dede Suhendar, Kades dan perangkat Desa Jabong, tokoh masyarakat dan anggota DPRD Subang.***