news

Ingin pemimpin yang bersih dan bawa perubahan, Satgas Apuse datangi kantor Bawaslu dan KPU Subang

Sabtu, 12 Oktober 2024 | 03:35 WIB
Satgas Apuse datangi kantor KPU Subang yang diterima oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Subang, Yuda Adi Kusumah

GENMILENIAL.ID - Satuan Tugas (Satgas) Anti Politik Uang dan Sembako (Apuse) Kabupaten Subang melakukan audiensi denga Bawaslu dan KPU Kabupaten Subang pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Kedatangan Satgas Apuse ke Bawaslu Subang diterima oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Datin, Gamal Putu Manggala, sedangkan audiensi di KPU Subang diterima oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Subang, Yuda Adi Kusumah.

Kegiatan audiensi Satgas Apuse di dua lembaga penyelenggara pemilu tersebut lebih banyak membahas terkait dengan potensi-potensi pelanggaran yang kemungkinan dilakukan oleh para paslon Pilkada Subang 2024 terutama terkait dengan money politik.

Wakil Sekretaris Satgas Apuse, Yogi Rangga bahwa tujuan kedatangan dan audiensi Satgas Apuse Ke KPU dan Bawaslu Subang selain mengenalkan Satgas Apuse itu sendiri juga sebagai bentuk kepedulian terhadap proses demokrasi dan tahapan Pilkada Subang yang saat ini tengah berjalan.

Baca Juga: Keren! Prodi Magister Ilmu Politik FISIP UMJ buka konsentrasi politik internasional kajian studi Baitul Maqdis

Ia juga menegaskan bahwa tujuan dibentuknya Satgas Apuse bukan bagian dari distrus (ketidakpercayaan) terhadap penyelenggara pemilu namun lebih pada mengantisipasi terkait kemungkinan adanya dugaan-dugaan oknum yang bermain selama proses tahapan pilkada berlangsung.

“Maksud atau tujuan kita mendirikan satgas itu, salah satunya pengin mendapatkan pemimpin yang berkeadilan kedepanya, tidak pakai money politik,” kata Yogi.

Lebih jauh, Yogi pun menuturkan bahwa proses melahirkan kepemimpinan yang lahir dari money politik akan melahirkan pemimpin yang pragmatis, tidak konsisten dan tidak berintegritas.

“Dampak buruk terhadap politik uang ini bener, pemimpin bisa jadi pragmatis, tidak konsisten, tidak berintegritas karena yang dipikirkan bagaimana bisa mengembalikan uang yang ia pakai saat kampanye,” ujarnya.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-10, PT Kupas Mediatama santuni 1.000 yatim piatu

Lelaki yang berprofesi sebagai pengusaha hotel dan juga anggota PHRI ini juga mengatakan bahwa masyarakat Kabupaten Subang saat ini menginginkan perubahan terutama terkait dengan isu kesejahteraan.

“Masyarakat Subang pengin sejahtera dan kepemimpinan yang luar biasa, harus ada perubahan di Subang jangan stak dari periode ke periode tidak ada apa-apanya,” tandasnya.

Pengusaha dan Wakil Sekretaris Satgas Apuse, Yogi Rangga

Lanjut Yogi, kepemimpinan di Subang dari periode ke periode tidak banyak perubahan, ia pun menyoroti terkait lambatnya pembangunan di Kabupaten Subang termasuk juga dalam hal penataan kotanya.

Halaman:

Tags

Terkini