GENMILENIAL.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membantah kabar bahwa dirinya ingin merebut posisi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri.
Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi saat menanggapi pertanyaan awak media terkait isu tersebut usai dirinya melepas bantuan kemanusiaan untuk Palestina dan Sudan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Rabu 3 April 2024.
Baca Juga: Indonesia berhasil naik 8 peringkat, Ketua Umum PSSI ajak tim bekerja lebih keras lagi
Dengan nada sambil bergurau presiden pun malah menyebut posisi partai lain.
"Bukanya Golkar?" kata Presiden Jokowi dikutip dari Antaranews pada Jumat, 5 April 2024.
Saat ditanya lebih lanjut, Presiden Jokowi lantas membantah berbagai isu terkait dirinya ingin merebut posisi Ketua Umum, Baik itu Ketua Umum Golkar ataupun Ketua Umum PDI Perjuangan.
"Katanya mau ngerebut Golkar, katanya mau ngerebut ... masa semua mau direbut semuanya? Jangan ... jangan seperti itu," kata Jokowi.
Baca Juga: H-6 Lebaran, puluhan ribu pemudik mulai berangkat via Stasiun Gambir dan Pasar Senen
Isu tersebut berkembang setelah sebelumnya, Sekretaris Jenedral PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menyebutkan bahwa Presiden Jokowi menginginkan kursi Ketua Umum PDI Perjuangan yang hingga kini masih diduduki oleh Megawati Soekarnoputri.
Ia juga menuturkan bahwa upaya tersebut dilakukan karena Presiden Jokowi ingin mempertahankan kekuasaanya.
"Presiden Jokowi ingin mempertahankan kepemimpinannya," tutur Hasto