Lecornu juga menyoroti intensitas kekerasan yang terjadi. Menurutnya, dampak yang lebih besar berhasil dihindari meskipun sekitar 150 polisi dan anggota gendarmerie dilaporkan terluka.
“Kami akan bersatu menghadapi para penyebar kekacauan yang hanya ingin meruntuhkan institusi kita dan menghalangi orang-orang yang menyampaikan tuntutannya secara damai,” ujarnya, sebagaimana dilaporkan media Prancis pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Baca Juga: Kejagung tangkap bos tambang berinisial DS, diduga rugikan negara Rp401 miliar
Pemerintah Prancis menegaskan bahwa pelaku perusakan akan diproses secara hukum. Aparat juga diminta menjaga keamanan masyarakat dan melindungi fasilitas umum selama demonstrasi berlangsung.
Besarnya jumlah penangkapan dan korban luka menunjukkan seriusnya persoalan keamanan yang muncul dalam rangkaian aksi tersebut.
Di sisi lain, tuntutan mengenai biaya hidup, pendidikan, dan layanan publik tetap menjadi bagian dari persoalan sosial yang melatarbelakangi demonstrasi di Prancis.***
Artikel Terkait
Aksi ‘blokir semuanya’ guncang Prancis: Rakyat marah ke Macron, dari pajak hingga penunjukan PM baru
Pesawat dibakar dan pilot dibunuh di Papua, pemerintah kutuk keras aksi KKB
11 Kantor Pemkab di Papua Tengah dibakar massa, diduga imbas masalah penyaluran dana desa
Diduga sengaja dibakar, heboh kebakaran di lahan samping Mall 23 Semarang
Nasib pilu sopir truk Bali yang dibakar bosnya hingga kritis, rekan korban kini galang donasi
Demo di Prancis memanas, Balai Kota dibakar massa protes
Demo Prancis berujung penjarahan toko, merek mewah hingga Apple ikut disorot