Kronologi penemuan jenazah Surakman di Pulau Enggano, ABK kapal 5 jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 23 September 2026 | 19:22 WIB
Penemuan jenazah ABK kapal 5 jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi GAK (Instagram/kantorsar_banten)
Penemuan jenazah ABK kapal 5 jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi GAK (Instagram/kantorsar_banten)

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah Surakman rencananya diterbangkan dari Bengkulu menuju Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis, 24 September 2026.

Hengky mengatakan pihaknya bersama Gubernur Banten, Kapolda Banten, dan tim terpadu akan menyambut kedatangan jenazah di Bandara Soekarno-Hatta.

“Akan kita terima bersama Gubernur, Pak Kapolda, dan tim terpadu akan menyambut kedatangan jenazah di Bandara Soekarno-Hatta,” kata Hengky.

Jenazah Surakman kemudian direncanakan dimakamkan pada siang hari di TPU Ki Demang, Carita, Banten.

Baca Juga: Bagaimana cara sanggah desil bansos 2026 via WhatsApp? Jangan sampai keliru, ini ketentuannya

Sebagai informasi, speedboat Arupadhatu 1 membawa delapan orang saat mengalami hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Delapan orang tersebut terdiri dari Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai ABK, Heriyanto sebagai guide, serta lima jurnalis yang melakukan perjalanan untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoerunnas dari Antara, Arie Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firdaus Wajidi dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X