Setelah proses identifikasi selesai, jenazah Surakman rencananya diterbangkan dari Bengkulu menuju Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis, 24 September 2026.
Hengky mengatakan pihaknya bersama Gubernur Banten, Kapolda Banten, dan tim terpadu akan menyambut kedatangan jenazah di Bandara Soekarno-Hatta.
“Akan kita terima bersama Gubernur, Pak Kapolda, dan tim terpadu akan menyambut kedatangan jenazah di Bandara Soekarno-Hatta,” kata Hengky.
Jenazah Surakman kemudian direncanakan dimakamkan pada siang hari di TPU Ki Demang, Carita, Banten.
Baca Juga: Bagaimana cara sanggah desil bansos 2026 via WhatsApp? Jangan sampai keliru, ini ketentuannya
Sebagai informasi, speedboat Arupadhatu 1 membawa delapan orang saat mengalami hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Delapan orang tersebut terdiri dari Warta selaku kapten kapal, Surakman sebagai ABK, Heriyanto sebagai guide, serta lima jurnalis yang melakukan perjalanan untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoerunnas dari Antara, Arie Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firdaus Wajidi dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.***
Artikel Terkait
Pencarian hari kedua 5 jurnalis yang hilang kontak di perairan Gunung Anak Krakatau, tim SAR perluas area penyisiran
Kronologi 5 jurnalis hilang kontak di Perairan Selat Sunda, bermula saat berangkat naik speedboat
Anak Krakatau bergeliat, sirine peringatan tsunami kini disebar di wilayah pesisir Banten
Hari ke-5 pencarian, 5 jurnalis belum ditemukan usai hilang kontak saat liputan aktivitas Anak Krakatau
Kasus hilangnya 5 jurnalis di Selat Sunda: Sisir lokasi dihentikan usai 10 hari pencarian
Usai erupsi Anak Krakatau mereda, muncul fenomena 'telur ceplok' yang dipotret dari atas kawah
8 Orang masih dicari, ini pengakuan keluarga Daus sang jurnalis yang hilang saat liputan Anak Krakatau