Pemkab Pekalongan menyatakan klarifikasi akan dilakukan terlebih dahulu sebelum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kontroversi yang muncul.
“Kita akan klarifikasi sejelas-jelasnya. Nanti setelah klarifikasi, kami dengan panitia baru akan memberikan komentar lebih lanjut. Kami akan koordinasi dengan MUI juga,” tandasnya.
Kontroversi ini kini masih menunggu penjelasan dari pihak panitia SKNC 2026 terkait konsep pertunjukan dan berbagai aksi yang menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial.***
Artikel Terkait
Siti Ma’rifah luncurkan buku tentang Syekh Nawawi di Pameran Buku Milad MUI ke-50
Viral sekelompok pria ganti nama ‘sound horeg’ jadi Sound Karnaval Indonesia, warganet tetap soroti kebisingan
MUI sarankan pemerintah bentuk Koperasi Merah Putih berbasis syariah, singgung kebutuhan publik hingga pajak berkeadilan
Tabayyun materi mens rea, MUI ungkap dua poin penting hasil pertemuan dengan Pandji Pragiwaksono
MUI kritik cara pemusnahan ikan sapu-sapu di Jakarta, Pramono janji evaluasi metode
Polisi tetapkan 4 tersangka kasus challenge hafalan ayat Al-Quran berhadiah miras, libatkan MUI dan Kemenag dalam penyidikan
Lewat rumah duka, tim drumband SMA Diponegoro Kisaran viral karena hentikan permainan saat karnaval 17-an