Tak ada alarm peringatan, penumpang selamat ungkap detik-detik kapal Virgo Transport 8 tiba-tiba miring: Mereka masih tidur

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 14 September 2026 | 16:18 WIB
Kapal Virgo Transport 8 tiba-tiba miring dan tidak ada alarm peringatan saat akan tenggelam (Instagram/bpkpalm.21- Threads/dendyprasetyoo)
Kapal Virgo Transport 8 tiba-tiba miring dan tidak ada alarm peringatan saat akan tenggelam (Instagram/bpkpalm.21- Threads/dendyprasetyoo)

“Pas saya naik ke atas itu, enggak ada alarm membangunkan orang-orang. Kalau ada alarm, semua orang pasti bangun,” kata Faisal.

Faisal kemudian menduga masih banyak penumpang yang berada di dalam kapal ketika kejadian berlangsung.

Baca Juga: Cerita warga Makassar antre BBM: Datang ke SPBU sejak jam 4 subuh, baru terisi saat siang hari

“Yang di dalam kapal itu, masih banyak setahu saya. Mereka pas masih pada tidur,” imbuhnya.

Kesaksian tersebut menjadi salah satu gambaran mengenai situasi yang dialami penumpang saat kapal mulai miring pada dini hari.

Basarnas ungkap kapal miring dalam waktu cepat

Sementara itu, Basarnas memberikan penjelasan mengenai dugaan awal penyebab kapal Virgo Transport 8 mengalami kemiringan.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso mengatakan berdasarkan informasi dari nakhoda, kapal mengalami kemiringan setelah dihantam ombak dari sisi lambung kanan.

Baca Juga: Rating Bank BJB turun, pemegang saham daerah perlu perketat pengawasan kredit

“Disampaikan oleh nakhoda Kapal Virgo tersebut terkait kejadian kemiringan kapal, ini juga akibat dari hantaman ombak dari lambung kanan,” ujar Edy Prakoso dalam keterangannya kepada awak media pada Senin, 14 September 2026.

Edy menyebut kapal awalnya mengalami kemiringan sekitar 2 hingga 3 derajat. Namun, hantaman ombak berikutnya membuat posisi kapal semakin miring.

“Ada ombak lagi yang mengakibatkan kapal ini lebih miring dan ini prosesnya cepat sekali, kurang lebih 10 sampai 15 menit kapal itu langsung miring,” tukasnya.

Kapal Virgo Transport 8 diketahui sedang melakukan perjalanan dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, ketika insiden tersebut terjadi.

Baca Juga: Di balik turunnya rating Bank BJB, NPL naik dan pencadangan melemah

Berdasarkan data yang disampaikan, kapal membawa total 243 orang, terdiri dari 213 penumpang dan 30 kru kapal.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X