Ia menyatakan akan tetap memberikan perlindungan kepada istrinya dari penyebaran video yang dinilainya tidak beradab.
"Saya akan selalu menjaga istri saya di mana pun berada, salah satunya dari penyebaran video yang tidak beradab," ungkap Arief.
Tetap dukung Pipit maju Pilkades
Di tengah persoalan tersebut, Arief memastikan dirinya tetap mendukung Pipit Haryanti untuk kembali maju dalam kontestasi Pilkades Lambangsari.
Ia meminta agar persoalan video tersebut tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik dalam pemilihan kepala desa.
"Saya meminta pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tidak menjadikan persoalan picisan ini ke dalam politik di Desa Lambangsari," tegas Arief.
Arief juga menyatakan dukungannya agar Pipit tetap mengikuti kontestasi hingga proses pemilihan selesai.
"Saya terus mendukung istri saya untuk maju sebagai calon kepala desa hingga terpilih kembali dan membangun desa yang kita cintai ini," tambahnya.
Ia turut mengajak pihak-pihak yang terlibat dalam Pilkades Lambangsari untuk menjaga proses kontestasi agar berlangsung secara sehat dan bermartabat.
Pertimbangkan langkah hukum
Arief juga menyatakan akan mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak yang menyebarluaskan video beserta narasi yang menurutnya merugikan dirinya dan istrinya.
Baca Juga: BGN dibayangi isu pengadaan LED dengan angka total Rp535 miliar, urgensinya masih tanda tanya
Klarifikasi tersebut disampaikan setelah video berdurasi sekitar 11 detik beredar di media sosial dan disertai narasi yang mengaitkan Pipit Haryanti dengan seorang politisi.
Artikel Terkait
Viral longsor di bantaran Kali Bekasi Tambun Utara, enam rumah warga terdampak
Teror air keras di Tambun Bekasi kembali terjadi, lansia diserang saat ke masjid, warga: Sudah 3 kali
DPRD Subang sahkan Raperda Desa dan LKPJ 2025, soroti kinerja pemda dan dasar hukum pilkades
Kang Akur tekankan persiapan matang demi suksesnya Pilkades Serentak Subang 2026
Dugaan korban curanmor di Bekasi dianiaya rombongan pelaku: Lapor ke RT, malah kena intimidasi
Viral komplotan begal di Cibitung Bekasi diringkus usai diduga gasak Rp30 juta milik korban
Duh! Kades wanita di Tambun diduga mesra dengan politisi dalam lift: Antara 'main api' atau sekadar prasangka