“Pak supaya orang dengar di sana, banyak bantuan di sini. Mana pak? Ini pak punya bantuan ini? 21.721 jiwa harus dibagi rata,” ujar Agustinus dalam video tersebut.
“Saya ditekan, saya bagi rata 11 desa, saya stres. Saya tidak kuat lagi, harus urus masyarakat,” tuturnya.
Setelah video tersebut menjadi perhatian, Agustinus juga sempat menyampaikan permintaan maaf dan memberikan klarifikasi mengenai situasi distribusi bantuan.
Ia menjelaskan bahwa pada saat kejadian, bantuan baru tersedia di tingkat kecamatan. Sementara itu, bantuan yang diperuntukkan bagi wilayah Kabupaten Manggarai Timur masih berada dalam proses distribusi.
Kini, Agustinus telah menyatakan mundur dari jabatan Camat Lamba Leda Utara terhitung sejak 23 Agustus 2026.
Meski meninggalkan jabatan pemerintahan tersebut, ia menyatakan tetap akan berada di tengah masyarakat melalui peran sebagai relawan.***
Artikel Terkait
Sama-sama jadi korban gempa NTT, pemilik toko ini gratiskan susu hingga popok bayi untuk warga: Melayani yang membutuhkan
Momen haru warga Sumbar siapkan 5 ton rendang buat korban gempa NTT: Dulu kami dibantu, kini giliran kita
Tertimbun reruntuhan gempa NTT, nenek 84 tahun ditemukan selamat meski tak makan-minum selama 4 hari
Kisah pilu anak 2 tahun dikabarkan meninggal dunia usai bertahan melawan dingin di posko pengungsian gempa NTT
Fakta di balik video viral pejabat BNPB wawancara dari kafe terkait gempa NTT
Viral aksi para siswa SD di NTT sambut kepala dinas dari seberang sungai: Ayo maju, jangan ragu!
Saatnya kita yang bergerak, bantu mitra jurnalis Promedia korban gempa NTT