Sempat viral karena marahi petugas BNPB soal bantuan gempa NTT, Camat Lamba Leda Utara mundur

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:24 WIB
Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman saat memarahi petugas BNPB terkait distribusi bantuan korban gempa NTT (Instagram/jakarta.global.city)
Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman saat memarahi petugas BNPB terkait distribusi bantuan korban gempa NTT (Instagram/jakarta.global.city)

Baca Juga: Naas! Niat hati membantu perempuan terjatuh, tukang tambal ban di Bandung alami kekerasan dan ancaman dari sosok tak dikenal

“Ini untuk kebaikan bersama dan untuk kepentingan Lamba Leda Utara,” imbuh Agustinus.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk menegaskan alasan pengunduran dirinya setelah beberapa waktu sebelumnya ia menjadi sorotan akibat video protes terhadap petugas BNPB.

Tetap bantu warga sebagai relawan

Meski tidak lagi menjabat sebagai Camat Lamba Leda Utara, Agustinus menyatakan tetap ingin membantu masyarakat yang terdampak gempa NTT.

Ia memilih untuk terlibat sebagai relawan di wilayah Lamba Leda Utara. Keputusan tersebut disebutnya sebagai bentuk komitmen agar pengunduran dirinya tidak dimaknai sebagai upaya meninggalkan masyarakat.

Baca Juga: Kronologi viral aduan warga kena pungli polisi saat ambil motor di Surabaya: Diminta Rp1 juta hingga sanksi demosi untuk oknum

“Sebagai jaminan saya tidak lari dari tanggung jawab dalam situasi ini, saya memilih menjadi relawan untuk membantu sesama di Lamba Leda Utara,” tulis Agustinus dalam surat pengunduran dirinya.

Ia menyadari bahwa keputusan mundur dari jabatan camat di tengah situasi bencana bukan keputusan yang mudah.

“Keputusan ini memang tidak elok di tengah situasi seperti ini. Namun, keputusan ini harus diambil untuk kebaikan bersama dan untuk kepentingan Lamba Leda Utara yang lebih besar,” sambungnya.

Sebelumnya viral protes petugas BNPB

Sebelum mengumumkan pengunduran dirinya, Agustinus menjadi sorotan setelah video dirinya memprotes seorang petugas BNPB terkait distribusi bantuan logistik untuk korban gempa NTT beredar di media sosial.

Baca Juga: Jejak prestasi Haffi Salsabila, mahasiswi Universitas Mandiri Subang yang kini sandang gelar Putra Putri Emas Nusantara

Dalam video tersebut, Agustinus mengungkapkan tekanan yang dirasakannya karena harus memastikan bantuan dapat dibagikan kepada masyarakat di 11 desa secara adil.

Ia menyebut jumlah warga yang harus mendapatkan bantuan mencapai ribuan jiwa. Kondisi tersebut membuat dirinya harus menghadapi pertanyaan dari masyarakat terkait distribusi bantuan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X