Korban tewas ricuh Pejompongan sehari-hari jualan cermin, terungkap sudah tutup lapak sejak sore usai banyak massa berdatangan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:17 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat mendatangi rumah duka korban kericuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat (Thread/prastowoyustinus)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat mendatangi rumah duka korban kericuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat (Thread/prastowoyustinus)

Sudarsi mengatakan keluarganya tidak melihat langsung kejadian tersebut. Mereka juga tidak mengetahui secara jelas posisi Bambang ketika dikeroyok maupun saat dibawa dari lokasi.

“Kita tahunya dari video. Kita enggak ada yang lihat jelas posisi dia, posisi dia dipukulin, posisi dia dibawa, kita enggak tahu,” papar Sudarsi.

Baca Juga: Viralkan oknum Polrestabes Surabaya yang diduga minta uang saat proses pengembalian barbuk kecelakaan, polisi janji bakal usut: Tak ada toleransi

Bambang kemudian dilarikan ke RS Polri untuk menjalani pemeriksaan luar. Setelah itu, jenazah Bambang dimakamkan di Kemanggisan Pulo, Jakarta Barat, pada Jumat, 28 Agustus 2026 siang selepas salat Jumat.

Sementara itu, polisi menyampaikan bahwa pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah Bambang.

Polisi sebelumnya mengajukan permohonan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian.

“Kami tetap mengajukan permohonan autopsi untuk mengetahui penyebab kematian, ini juga ditolak oleh pihak keluarga dan sudah mengeluarkan surat pernyataan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Budi Hermanto kepada wartawan pada Jumat, 28 Agustus 2026.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X