Telisik kasus karhutla yang landa riau, picu dugaan kesengajaan oknum untuk buka lahan hortikultura

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 29 Agustus 2026 | 05:37 WIB
Menyoroti bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Provinsi Riau hingga 40 orang ditetapkan sebagai tersangka (Instagram.com/@humaspolda_riau)
Menyoroti bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Provinsi Riau hingga 40 orang ditetapkan sebagai tersangka (Instagram.com/@humaspolda_riau)

Adapun hortikultura mencakup berbagai kelompok tanaman, di antaranya sayuran seperti cabai dan tomat, buah-buahan seperti mangga dan pisang, serta tanaman hias seperti anggrek.

Baca Juga: Ada benda diduga peluru di menu ayam MBG siswa SD di Lampung Utara, SPPG langsung disuspend

Namun, dalam kasus yang ditangani Polda Riau, polisi juga menemukan adanya dugaan pembakaran lahan yang berkaitan dengan pembukaan area perkebunan, termasuk sawit.

Karhutla juga dipicu kelalaian

Selain dugaan kesengajaan, penyidik menemukan perkara karhutla yang bermula dari kelalaian. Salah satu contohnya adalah aktivitas pembakaran sampah yang kemudian tidak terkendali.

Api yang awalnya berasal dari pembakaran sampah dapat menjalar ke lahan di sekitarnya hingga menyebabkan kebakaran meluas.

Karena itu, penyidik tidak hanya berfokus pada siapa yang berada di lokasi ketika kebakaran terjadi. Polisi juga menelusuri rangkaian peristiwa sejak api pertama kali muncul.

Baca Juga: Viralkan oknum Polrestabes Surabaya yang diduga minta uang saat proses pengembalian barbuk kecelakaan, polisi janji bakal usut: Tak ada toleransi

"Karena itu, penyidikan tidak berhenti hanya pada siapa yang berada di lokasi ketika kebakaran terjadi," beber Ade.

"Kami mengonstruksikan setiap perkara secara menyeluruh untuk memastikan bagaimana api bermula, apa motifnya, siapa yang bertanggung jawab, dan apakah terdapat pihak lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut," sambungnya.

Pendekatan tersebut dilakukan untuk memastikan penyidik tidak hanya menetapkan pihak berdasarkan keberadaannya di sekitar lokasi kebakaran, tetapi juga mengurai penyebab dan rangkaian peristiwa secara keseluruhan.

Polisi gunakan scientific criminal investigation

Dalam menangani puluhan perkara karhutla tersebut, Polda Riau menggunakan pendekatan scientific criminal investigation.

Baca Juga: Sepakati RUU Perampasan Aset selesai pada 15 Desember 2026, Dasco CS siap mundur apabila melewati tenggat waktu

Penyidik mendasarkan proses penyelidikan dan penyidikan pada fakta serta alat bukti yang ditemukan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X