Warga Biak Numfor Papua keluhkan kabut asap karhutla, bandingkan situasi bertolak belakang dalam waktu 2 bulan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:18 WIB
Warga keluhkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Biak Numfor, Papua (TikTok/sickmundfreud)
Warga keluhkan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Biak Numfor, Papua (TikTok/sickmundfreud)

Selain memperlihatkan kondisi kabut asap, pemilik akun juga membagikan cerita mengenai dugaan adanya lahan yang sengaja dibakar.

Dalam unggahan lain, ia menyampaikan cerita yang didapat dari seorang perempuan yang mengaku mengetahui informasi mengenai dugaan pembakaran tersebut.

Baca Juga: Beredar video pesawat Sukhoi tergelincir di Lanud Sultan Hasanuddin Sulsel, gimana awal mulanya?

“Tadi ada mama-mama mampir dan ngajak ngobrol gue dan cerita kalau kemarin pas dia mau pulang ke rumahnya di daerah pegunungan, ada tukang ojek lihat orang bakar kertas terus dilempar ke hutan,” tulisnya, dikutip pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Menurut cerita yang dibagikan tersebut, orang yang diduga melakukan pembakaran sempat hendak dikejar, tetapi kemudian melarikan diri.

“Terus pas mau dikejar, keburu lari. Tebak, itu jadi titik kebakaran hutan juga dari sore sampai detik ini dan sekarang nonstop lagi pemadam lewat di depan rumah,” sambungnya.

Informasi tersebut merupakan cerita yang dibagikan melalui media sosial dan menjadi salah satu bagian dari unggahan pemilik akun terkait kondisi karhutla di Biak Numfor.

Baca Juga: Insiden kecelakaan berujung maut di Surabaya: Pengemudi wanita ngaku mabuk usai ajak duel warga sekampung

Warga di sekitar hutan ikut terdampak

Pemilik akun juga menyoroti kondisi masyarakat yang masih tinggal di kawasan yang berdekatan dengan hutan.

Dalam unggahan lainnya, ia menyebut terdapat sekitar 150 titik api yang menjadi bagian dari kondisi kebakaran hutan di wilayah tersebut.

Ia berharap bantuan penanganan dapat semakin banyak dikerahkan, terutama karena masih terdapat warga yang tinggal di sekitar kawasan hutan.

“Buat orang yang tinggal di sini, ini bukan sekadar kebakaran hutan. Rumah mereka literally berada di dalam dan dikelilingi hutan,” tulisnya.

Baca Juga: Kebakaran besar hanguskan bangunan kos di Tebet Jaksel: Telan 4 korban tewas, 1 orang terluka

“Ketika hutan terbakar, mereka juga yang harus menghirup asapnya dan menghadapi dampaknya,” lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X