Korban diduga direkrut dengan iming-iming pekerjaan, namun kemudian terjebak dalam situasi eksploitasi.
Proses penanganan masih berjalan
Hingga saat ini, kondisi kedua korban masih dalam pemantauan. BP3MI terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keselamatan mereka.
Kasus ini juga telah dilaporkan ke Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sebagai langkah awal penanganan lebih lanjut.
Pemerintah diharapkan dapat segera mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan korban dan memulangkan mereka ke Tanah Air.***
Artikel Terkait
3 WNI diduga akan berangkat haji jalur ilegal dari Bandara YIA, imigrasi ungkap modus liburan ke Singapura dan Malaysia
Polisi buru sponsor sindikat judol internasional di Jakbar, satu WNI pernah kerja di Kamboja
Akhir cerita 9 WNI yang sempat diringkus pasukan Israel saat menuju Gaza: Pulang dengan bekas pukulan dan setruman
Pilu WNI yang jadi korban penculikan tentara Israel di kapal GSF: Ditendang-disetrum, kalau batuk masih terasa sakit
WNI relawan GSF Hendro Prasetyo bongkar aksi pengecut militer Israel, sebut kebaikan yang terlihat justru jadi penderitaan
Sorotan khusus: Dugaan riset bodong WNI di ISPPD 2026 tuai kritik, kredibilitas ilmuwan RI dipertaruhkan
Kasus WNI tewas di Jepang, pelaku akui sengaja lakukan penusukan