“Jadilah perwira yang enggak gitu-gitu aja. Kalau punya keyakinan, Insya Allah pasti bisa,” tegasnya.
Baca Juga: DPRD Subang soroti KUA-PPAS 2027, Kang Rey tegaskan setiap anggaran harus tepat sasaran
Teddy turut mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya kekuatan militer bagi sebuah negara.
“Tidak ada bangsa yang merdeka tanpa tentara yang kuat,” ujarnya.
Pentingnya keahlian tambahan
Selain kemampuan militer, Teddy menekankan pentingnya penguasaan keahlian lain sebagai bekal karier.
Menurutnya, kemampuan di bidang teknologi, bahasa, hingga relasi menjadi faktor penting yang tidak bisa diabaikan.
Baca Juga: Rumah anggota BPK Bobby Rizaldi digeledah KPK, ini temuan anyar soal kasus suap di Pemkab Muara Enim
“Relasi itu penting, tapi kalau mengandalkan relasi tanpa ada kekuatan dan kemampuan, itu sama saja nol,” jelasnya.
Ia juga mendorong taruna untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri di berbagai bidang.
Tantang diri hadapi hal sulit
Dalam kesempatan itu, Teddy turut membagikan perjalanan kariernya yang selalu memilih tantangan tersulit.
“Di TNI AD apa sih yang paling sulit? Katanya Kopassus, aku masuk Kopassus,” ungkapnya.
Baca Juga: Fakta baru kasus pembakaran santri di Lombok, pimpinan ponpes jadi tersangka dan ajukan praperadilan
Ia melanjutkan, setelah itu dirinya kembali mencari tantangan lain, termasuk mengikuti pendidikan militer di luar negeri.
Artikel Terkait
Rocky Gerung ungkap pernah usul Mahfud MD jadi presiden, sindir pengangkatan Qodari di KSP
Pengamat: Seskab Teddy jadi penghubung visi Presiden Prabowo di tengah kritik publik
Seskab Teddy minta dukungan orang tua batasi akses medsos anak di bawah 16 tahun
Bazar Lebaran Monas diserbu ratusan ribu warga, Seskab Teddy ungkap instruksi Presiden Prabowo
Qodari ungkap fakta di balik tudingan Amien Rais ke Seskab Teddy: Terjebak hoaks
Seskab Teddy jawab kritik kunker luar negeri Prabowo, tegaskan hasil nyata untuk bangsa
Qodari rilis buku ‘Presiden Solusi’, beberkan 108 terobosan pemerintahan Prabowo