Rudi Margono dikenal sebagai jaksa senior dengan pengalaman panjang di berbagai posisi penting. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas).
Dalam perjalanan kariernya, Rudi pernah menjabat sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus di Kejati Jakarta, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur, hingga Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Yogyakarta.
Ia juga pernah dipercaya sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau serta Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada 2024.
Tak hanya itu, Rudi sempat menjabat sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI sebelum akhirnya mengemban posisi Jamwas.
Pernah tangani kasus besar hingga BLBI
Selain berkarier di internal Kejaksaan, Rudi juga pernah menjadi jaksa di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ia terlibat dalam sejumlah kasus besar, termasuk perkara yang menyeret mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aulia Pohan.
Baca Juga: Harmoni jadi senjata! Cara Ki Maher siapkan anak muda jaga bangsa
Rudi juga pernah menangani kasus yang melibatkan Gubernur Kepulauan Riau saat itu, Ismeth Abdullah.
Menariknya, pada 2008, ia dipercaya menjadi Ketua Tim Supervisi dalam penanganan skandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), salah satu kasus korupsi terbesar di Indonesia.
Dengan rekam jejak tersebut, Rudi Margono kini mengemban tugas sebagai Plt Jampidsus di tengah sorotan publik, menggantikan Febrie Adriansyah yang tengah menjalani proses hukum.***
Artikel Terkait
Operasi senyap polisi sapu 12 titik korupsi jumbo, aset diduga terkait Jampidsus Febrie Adriansyah disorot
Rekam jejak Jampidsus Febrie Adriansyah yang rumahnya dijaga TNI: Pernah tangani kasus korupsi Jiwasraya hingga Asabri
Sempat jadi sorotan karena TNI jaga rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Kapuspen buka suara
Beda dengan rumah Sentul, Jampidsus Febrie Adriansyah bantah terlibat bisnis kafe Cipete yang digeledah polisi
Kasus BGN, Jampidsus Febrie Adriansyah ungkap ada 47 nama yang disebut Sony Sonjaya
Drama kasus MBG di tengah mundurnya Jampidsus Febrie Adriansyah: Daftar nama yang minta jatah titik SPPG nambah lagi
Pengusutan korupsi batu bara berbuntut panjang, apa sebenarnya alasan Polri geruduk rumah milik Jampidsus Febrie Adriansyah?