BPJS Kesehatan ubah skema layanan, fokus value-based healthcare hingga tekan angka operasi caesar

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 1 Juli 2026 | 13:10 WIB
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menyampaikan paparan saat kegiatan anjangsana di Kraton Majapahit Jakarta, menegaskan komitmen transformasi layanan berbasis nilai untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan program JKN, Minggu 28 Juni 2026 (Dok. Istimewa)
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menyampaikan paparan saat kegiatan anjangsana di Kraton Majapahit Jakarta, menegaskan komitmen transformasi layanan berbasis nilai untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan program JKN, Minggu 28 Juni 2026 (Dok. Istimewa)

Baca Juga: Tabrakan maut di Simpang Unisma Bekasi, truk diduga rem blong hantam belasan motor

Berdasarkan data internal, angka operasi caesar saat ini telah mencapai 51 persen, jauh melampaui standar ideal yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni sekitar 20 persen.

Prihati menilai kondisi ini mengindikasikan adanya ketidakseimbangan dalam praktik medis.

“Fenomena ‘sedikit-sedikit caesar’ ini harus dihentikan. Operasi seharusnya menjadi opsi terakhir berdasarkan kebutuhan medis,” tegasnya.

Ia menjelaskan, secara ideal, delapan hingga sembilan dari sepuluh ibu hamil seharusnya dapat melahirkan secara normal.

Baca Juga: Tok! Nadiem Makarim divonis 10 tahun bui buntut skandal Chromebook Rp2,18 triliun

Dorong persalinan normal di puskesmas

Untuk menekan tren tersebut, BPJS Kesehatan akan mendorong peningkatan layanan persalinan normal, khususnya di fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas.

Salah satu langkah konkret yang diusulkan adalah kenaikan tarif persalinan normal di puskesmas, dari sekitar Rp600 ribu menjadi Rp1,2 juta.

Bahkan, terdapat wacana pemberian insentif hingga Rp2,5 juta bagi tenaga kesehatan agar lebih terdorong menangani persalinan normal.

Puskesmas pun akan diperkuat sebagai garda terdepan dalam menangani kehamilan dengan risiko rendah.

Baca Juga: HP dorong visi future of work di HP Elevate 2026, hadirkan inovasi AI untuk produktivitas dan bisnis

Prihati juga meluruskan anggapan bahwa ibu yang pernah menjalani operasi caesar harus selalu melahirkan dengan metode yang sama.

“Anggapan one caesarean is always caesarean itu keliru,” ujarnya.

Jamin efisiensi tanpa kurangi manfaat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X