Ratusan jamaah padati Peringatan 10 Muharam di Subang, doa tolak bala hingga santuni 160 anak yatim

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 25 Juni 2026 | 18:49 WIB
Pembina Majelis Dzikir sekaligus pimpinan Ponpes Riyadhus Sholihin, KH Abdur Rahman, menyampaikan tausiyah dalam peringatan 10 Muharam yang diisi dzikir, doa tolak bala, dan santunan anak yatim di Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Rabu 24 Juni 2026 malam
Pembina Majelis Dzikir sekaligus pimpinan Ponpes Riyadhus Sholihin, KH Abdur Rahman, menyampaikan tausiyah dalam peringatan 10 Muharam yang diisi dzikir, doa tolak bala, dan santunan anak yatim di Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Rabu 24 Juni 2026 malam

GENMILENIAL.ID– Ratusan jamaah Majelis Dzikir se-Kabupaten Subang memadati peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah yang digelar di Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Rabu 24 Juni 2026 malam.

Kegiatan ini diisi dengan dzikir, istighosah, serta santunan kepada 160 anak yatim piatu.

Acara tersebut turut dihadiri Camat Pamanukan Bambang Edi Purwanto, Kepala Desa Mulyasari H. Didin, unsur MUI, para donatur, serta tokoh masyarakat setempat.

Dzikir dan doa tolak bala jadi sorotan

Peringatan 10 Muharam tahun ini tak sekadar menjadi agenda keagamaan rutin, tetapi juga diwarnai doa bersama untuk keselamatan wilayah.

Baca Juga: DPRD Subang bahas Raperda sistem kesehatan dan LPJ 2025, soroti arah kebijakan daerah

Desa Mulyasari dipilih sebagai lokasi kegiatan karena kerap terdampak banjir saat musim hujan.

Pembina Majelis Dzikir sekaligus pimpinan Ponpes Riyadhus Sholihin, KH Abdur Rahman, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang sengaja digilir ke berbagai wilayah.

“Peringatan 10 Muharam ini rutin kami laksanakan. Tahun ini kami putar ke Desa Mulyasari agar mempererat silaturahmi sekaligus berdoa agar wilayah ini terhindar dari bencana banjir,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut melibatkan enam majelis dzikir binaan yang berpusat di Ponpes Riyadhus Sholihin, Yayasan Rohmani Jabong.

Baca Juga: Muncul dugaan korban lain Taufik Hidayat, polisi ungkap belum ada laporan baru

Santunan 160 anak yatim jadi wujud kepedulian

Selain dzikir dan istighosah, kegiatan ini juga diisi dengan santunan kepada 160 anak yatim piatu. Bantuan tersebut berasal dari para jamaah dan donatur yang dihimpun oleh majelis.

KH Abdur Rahman menegaskan bahwa santunan ini merupakan bentuk amanah dari para donatur yang harus disalurkan kepada yang berhak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X