Sopir berinisial DA (34 tahun) juga mengalami luka pada bagian wajah, termasuk dahi dan pelipis mata, dan langsung dilarikan ke RS Tebet untuk mendapatkan perawatan.
“Pengemudi mengalami luka-luka selanjutnya korban dibawa ke RS Tebet,” ujar Ruslani.
TransJakarta pastikan tidak ada penumpang
Pihak TransJakarta memastikan bus yang terlibat kecelakaan tidak sedang membawa penumpang saat insiden terjadi.
“Kami pastikan tidak ada pelanggan di dalam bus saat insiden terjadi,” kata Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani.
Bus tersebut diketahui sedang dalam perjalanan menuju titik awal pelayanan sebelum kecelakaan terjadi. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait insiden tersebut.***
Artikel Terkait
Suami korban tewas kecelakaan KRL di Bekasi ungkap pesan terakhir istri, isak tangis saat ditelepon damkar
Solidaritas busui mengalir, tawarkan donor ASIP untuk bayi korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
TASPEN gerak cepat serahkan santunan Rp283 juta untuk guru korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
Ratusan buket bunga penuhi Stasiun Bekasi Timur, simbol duka dan empati untuk korban kecelakaan
Kecelakaan maut bus ALS vs truk tangki di Muratara Sumsel, 16 orang tewas dan kendaraan terbakar
Kronologi kecelakaan mobil MBG yang tabrak lapak pedagang tahu krispi di Bekasi, sopir diduga banting setir karena kaget
Di balik pelantikan staf ahli Bupati Pandeglang, ada jeratan kasus kecelakaan maut yang masih bayangi sang pejabat