Menurutnya, kondisi tersebut membuat dirinya tidak segera mengetahui reaksi publik terhadap komentar yang telah terlanjur beredar.
Jadi sorotan publik
Kasus ini pun menjadi perhatian luas, terutama terkait etika pejabat publik dalam menggunakan media sosial.
Selain itu, muncul pula perdebatan mengenai tanggung jawab pengelolaan akun pribadi yang melibatkan tim digital.
Hingga kini, polemik tersebut masih menjadi perbincangan di kalangan warganet.
Banyak pihak menilai kejadian ini sebagai pelajaran penting bagi pejabat publik untuk lebih berhati-hati dalam berkomunikasi di ruang digital, terutama ketika menyangkut isu sensitif yang berkaitan dengan masyarakat.***
Artikel Terkait
Soal isu tekanan tokoh besar demi izin dapur MBG, pengacara Sony Sanjaya klaim sudah laporkan 26 nama ke Kejagung
Viral kantor BGN ‘disegel’ masyarakat, massa desak evaluasi pelaksanaan MBG
Usai MBG bakal disetop ke sekolah elite, bagaimana dengan jumlah SPPG yang kini membengkak 6.877 titik?
Nasib proyek motor MBG Rp1,03 triliun: Dibayar lunas BGN era Dadan Hindayana, berujung cicilan bagi pegawai SPPG?
Pagu anggaran 2027 Rp270 triliun, BGN buka peluang siswa SMA tak mendapat MBG lagi
Gerbang DPRD Subang dijebol! Demo mahasiswa memanas, kritik keras pemerintahan Prabowo-Gibran menggema
BEM Subang ‘ultimatum’ pemerintah, MBG diminta dihentikan dan dievaluasi total