Kesejahteraan guru masih jadi sorotan, Tiara Maulinda Habibah ajak calon pendidik perkuat kompetensi

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 16 Juni 2026 | 23:33 WIB
Tiara Maulinda Habibah, Founder Sekolah Rakyat Nusantara, menyoroti pentingnya kompetensi dan ketahanan finansial di tengah isu kesejahteraan guru yang masih menjadi perhatian
Tiara Maulinda Habibah, Founder Sekolah Rakyat Nusantara, menyoroti pentingnya kompetensi dan ketahanan finansial di tengah isu kesejahteraan guru yang masih menjadi perhatian

Calon guru diminta adaptif dan punya banyak skill

Tiara mendorong mahasiswa pendidikan untuk memperluas kompetensi agar lebih adaptif terhadap perubahan.

Ia menilai, profesi guru memiliki banyak aset keahlian yang bernilai jika dikembangkan secara optimal.

Mulai dari kemampuan mengajar, menyusun materi pembelajaran, membimbing siswa, hingga keterampilan komunikasi dan membangun kepercayaan di masyarakat.

Kompetensi tersebut, menurutnya, dapat membuka peluang produktif yang masih berada dalam ekosistem pendidikan.

Baca Juga: Pidato haru Ivar Jenner di pernikahan Justin Hubner viral, kenang mendiang Noah Gesser

Beberapa di antaranya seperti membuka les privat, membuat media pembelajaran, menyusun modul, hingga mengembangkan komunitas belajar.

“Yang ingin kita bangun bukan sekadar tambahan penghasilan, tapi bagaimana calon guru punya banyak pilihan dan siap menghadapi perubahan,” ujarnya.

Inovasi pendidikan bisa dimulai dari hal kecil

Sebagai pendiri Sekolah Rakyat Nusantara, Tiara juga membagikan pengalamannya dalam membangun ruang belajar berbasis masyarakat.

Ia menekankan bahwa inovasi pendidikan tidak selalu harus dimulai dari hal besar.

Baca Juga: Viral warga Batang terancam 5 tahun bui dan denda Rp1 miliar, gegara alih fungsi sawah jadi tambak udang

Menurutnya, banyak perubahan justru lahir dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

“Jangan menunggu kondisi sempurna untuk mulai berkontribusi. Perubahan sering lahir dari keberanian untuk memulai,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut menghadirkan Dekan FKIP dan perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Subang, serta diikuti mahasiswa dari berbagai daerah yang antusias membahas masa depan profesi guru.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X