Dasco sebut pertemuan Chatib Basri dengan Presiden bahas strategi pertumbuhan ekonomi

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 10 Juni 2026 | 01:14 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat memberikan keterangan kepada awak media terkait pertemuan Dewan Ekonomi Nasional dengan Presiden di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa 9 Juni 2026 (Dok. Istimewa)
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat memberikan keterangan kepada awak media terkait pertemuan Dewan Ekonomi Nasional dengan Presiden di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa 9 Juni 2026 (Dok. Istimewa)

“Masukan-masukan yang positif ini menurut saya adalah masukan yang berharga bagi Presiden untuk pertumbuhan ekonomi kita,” lanjutnya.

Bantah isu reshuffle kabinet

Lebih lanjut, Dasco menegaskan bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Luhut dan Chatib Basri tidak berkaitan dengan isu reshuffle kabinet yang sempat beredar.

Ia memastikan bahwa agenda utama dalam pertemuan tersebut murni membahas strategi ekonomi, bukan hal lain di luar itu.

Baca Juga: Qodari rilis buku ‘Presiden Solusi’, beberkan 108 terobosan pemerintahan Prabowo

“Tadi saya sudah konfirmasi bahwa pertemuan hari ini adalah murni menerima masukan dari Dewan Ekonomi Nasional yang diketuai oleh Pak Luhut dan Pak Chatib Basri sebagai anggotanya,” tegasnya.

Dasco kembali menekankan bahwa tidak ada pembahasan lain selain strategi pertumbuhan ekonomi dalam pertemuan tersebut.

Fokus pada penguatan pertumbuhan ekonomi

Pertemuan ini disebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat di tengah dinamika ekonomi global.

Baca Juga: Buku ‘Presiden Solusi’ ungkap 108 kebijakan Prabowo, disusun ringkas agar mudah dipahami publik

Dengan melibatkan Dewan Ekonomi Nasional, pemerintah diharapkan dapat memperoleh perspektif yang komprehensif dalam menentukan arah kebijakan.

Masukan dari berbagai pihak, termasuk para ekonom, menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menjaga stabilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X