Audiensi dengan mahasiswa, Dasco minta maaf DPR keliru jalankan tugas dan janji berbenah

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 3 September 2025 | 21:09 WIB
Audiensi perwakilan mahasiswa dan organisasi kepemudaan dengan DPR RI pada Rabu, 3 September 2025 (Instagram/sufmi_dasco)
Audiensi perwakilan mahasiswa dan organisasi kepemudaan dengan DPR RI pada Rabu, 3 September 2025 (Instagram/sufmi_dasco)

GENMILENIAL.ID – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kekeliruan dan kekurangan lembaga legislatif dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

Hal itu disampaikan Dasco saat menerima audiensi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan bersama sejumlah organisasi mahasiswa di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 3 September 2025.

“Selaku Pimpinan DPR kami menyatakan permohonan maaf atas kekeliruan serta kekurangan kami sebagai wakil rakyat dalam menjalankan tugas dan fungsi mewakili aspirasi rakyat,” ujar Dasco.

Baca Juga: Puan Maharani janji DPR berbenah dan lebih terbuka dengarkan aspirasi rakyat

Ia menegaskan, permintaan maaf itu akan dibarengi dengan langkah konkret berupa evaluasi dan perbaikan menyeluruh dalam waktu dekat.

Salah satu langkah yang sudah ditempuh adalah penghentian tunjangan perumahan bagi anggota dewan sejak 31 Agustus 2025.

Selain itu, DPR juga menetapkan moratorium perjalanan dinas ke luar negeri dan melakukan efisiensi untuk kunjungan kerja di dalam negeri.

Reformasi DPR akan dipimpin langsung oleh Ketua DPR Puan Maharani untuk menjadikan DPR yang lebih baik dan transparan,” imbuhnya.

Baca Juga: GMNI Subang nilai kebijakan pemerintah serampangan, rakyat menunggu di persimpangan

Dasco menambahkan, ada sejumlah agenda yang harus dibahas bersama pemerintah, termasuk pembentukan tim investigasi terkait dugaan makar, pembahasan RUU Perampasan Aset, hingga tuntutan pengurangan pajak.

Dalam audiensi tersebut, Puan Maharani berhalangan hadir dan diwakili oleh tiga Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco, Cucun Ahmad Syamsurijal, dan Saan Mustopa.

Usai pertemuan di parlemen, mahasiswa dijadwalkan bertemu dengan pihak pemerintah pada Kamis 4 September 2025 untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Baca Juga: Biaya perbaikan gedung DPRD dan fasum rusak capai Rp900 miliar, ditargetkan rampung 6 bulan

“Kami sudah komunikasi via WhatsApp dengan pihak pemerintah, kawan-kawan akan diterima besok untuk menyampaikan juga secara langsung,” kata Dasco.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X