“Mereka harus mendata langsung ke masyarakat, berapa yang tidak sekolah, lulusan SD, SMP, SMA, dan apa kendalanya. Itu tugas besar Dewan Pendidikan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi hingga ke tingkat RT dan RW agar data yang diperoleh akurat dan dapat dijadikan dasar kebijakan.
Harapan kerja nyata di lapangan
Sebagai penutup, Iwan berharap Dewan Pendidikan tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat.
Baca Juga: Beredar video diduga Prihantini klarifikasi dan minta maaf, akui catut nama teman sendiri di riset
“Saya berharap mereka bekerja sungguh-sungguh, turun ke lapangan, bukan hanya di ruangan. Supaya tahu kondisi masyarakat dan bisa menyelesaikan masalah pendidikan secara nyata,” pungkasnya.
Sorotan ini menjadi pengingat bahwa peran Dewan Pendidikan sangat strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan daerah, sekaligus menjawab tantangan rendahnya IPM di Kabupaten Subang.***
Artikel Terkait
Prihatin dengan tindak kekerasan dan perundungan, Dewan Pendidikan se-Jawa Barat gelar Rakor di Cirebon
6 Pernyataan bersama Dewan Pendidikan se-Jawa Barat atas maraknya tindak kekerasan dan perundungan
Pemuda Muhammadiyah Subang gelar silaturahim kebangsaan, Ketua PDM soroti tantangan Subang ke depan jauh lebih berat
Pemuda Muhammadiyah Subang soroti maraknya peredaran narkoba dan apresiasi Polres Subang yang gencar lakukan pemberantasan narkoba
Wakil Bupati Subang serahkan SK Dewan Pendidikan periode 2025–2030
Lantik Dewan Pendidikan, Bupati Subang tegaskan reformasi dan pengawasan ketat di sekolah
Memahami peran Dewan Pendidikan: Wadah partisipasi masyarakat dalam dunia pendidikan