“Karena jarak yang sudah terlalu dekat, maka kejadian temperan tidak dapat dihindarkan,” tambahnya.
Baca Juga: Hadiri pengukuhan ABPEDNAS, Kang Rey soroti peran desa, KDM tekankan 3 larangan penting ini
Kereta sempat berhenti luar biasa
Akibat insiden tersebut, KA Sangkuriang sempat berhenti luar biasa untuk dilakukan pemeriksaan.
Setelah dilakukan pengecekan sarana, kereta dinyatakan dalam kondisi aman dan kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 17.04 WIB.
“Seluruh petugas kereta api dan penumpang dalam kondisi selamat,” terang Cahyo.
KAI ingatkan bahaya melintas sembarangan
KAI kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang, terutama yang tidak dijaga.
Baca Juga: Di tengah ancaman kekeringan, Subang justru surplus air! Perumda TRS pastikan debit melimpah
Menurut Cahyo, kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak karena memiliki jarak pengereman yang panjang.
Oleh karena itu, kepatuhan pengguna jalan menjadi faktor utama dalam mencegah kecelakaan.
“Kami mengimbau dengan tegas kepada seluruh masyarakat agar tidak bersikap abai saat melintasi perlintasan sebidang,” ujarnya.
“Selalu berhenti sejenak ketika hendak melewati perlintasan sebidang. Jangan mempertaruhkan nyawa hanya karena terburu-buru,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Viral bocah foto di lokomotif di Stasiun Tawang, ternyata bernama Kai dan pecinta kereta
Viral warga blokade rel kereta api di Bandar Lampung, diduga tuntut ganti rugi usai mobil tertemper
KA Bangunkarta anjlok di Bumiayu, sejumlah perjalanan kereta terganggu
Kisah ibu muda jadi korban kecelakaan kereta Bekasi Timur, baru sehari masuk kerja usai cuti melahirkan
Penumpang Argo Bromo Anggrek sempat kira kereta anjlok, momen usai tabrak KRL terekam
Viral pejalan kaki tertabrak motor di Deltamas Bekasi, korban alami patah tulang dan sempat pingsan
Kronologi kecelakaan mobil MBG yang tabrak lapak pedagang tahu krispi di Bekasi, sopir diduga banting setir karena kaget