Kronologi pemotor tertabrak KA Sangkuriang di Jember, bermula saat sepeda motor melaju dari arah selatan JPL

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 14 Mei 2026 | 13:46 WIB
Menyoroti insiden viral terkait kecelakaan pemotor yang tertemper KA Sangkuriang di Perlintasan Jember, Jawa Timur (Instagram.com/@railfanssindo)
Menyoroti insiden viral terkait kecelakaan pemotor yang tertemper KA Sangkuriang di Perlintasan Jember, Jawa Timur (Instagram.com/@railfanssindo)

GENMILENIAL.ID – Video insiden kecelakaan antara sepeda motor dan kereta api kembali viral di media sosial. Kali ini, peristiwa tersebut terjadi di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) Bedadung, Pakuhaji, Jember, Jawa Timur.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @railfanssindo pada Kamis 14 Mei 2026, terlihat momen ketika KA Sangkuriang relasi Ketapang–Bandung menabrak sepeda motor yang melintas di perlintasan.

Peristiwa ini pun langsung menyita perhatian warganet, terlebih karena diduga pengendara kurang waspada saat melintas.

Baca Juga: Bertemu Wapres Gibran usai viral koreksi juri LCC MPR, Josepha Alexandra: Diberi motivasi dan trik debat

Bermula dari arah selatan perlintasan

Manager Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9, Cahyo Widiantoro, menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

Menurutnya, insiden terjadi pada Rabu 13 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WIB di JPL 168 km, tepatnya di petak jalan Kotok (KTK) – Arjasa (AJ).

“Insiden bermula saat satu sepeda motor melaju dari arah selatan menuju perlintasan sebidang di JPL 168 km,” ujar Cahyo dalam keterangannya.

Pengendara diduga tidak mengurangi kecepatan maupun berhenti sejenak sebelum melintasi jalur kereta.

Baca Juga: Usai skandal LCC MPR, kini viral dugaan status WA milik juri Indri Wahyuni yang dinilai menantang balik warganet

Masinis sudah beri peringatan

Cahyo menegaskan, sebelum kejadian, masinis KA Sangkuriang sebenarnya telah memberikan peringatan berulang kali.

“Masinis KA Sangkuriang sebelumnya telah memberikan semboyan 35 atau isyarat peringatan secara berulang kali,” jelasnya.

Namun, karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan atau temperan tidak dapat dihindari.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X