GENMILENIAL.ID - Tiga narapidana terorisme (napiter) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada Kamis, 5 Desember 2024.
Ikrar tersebut merupakan bagian dari program rehabilitasi dan deradikalisasi yang dilakukan oleh pihak lapas untuk mengintegrasikan mereka kembali ke dalam masyarakat sebagai warga negara yang setia kepada Pancasila dan UUD 1945.
Acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh pejabat Lapas Subang, tetapi juga mengundang berbagai pemangku kepentingan (stakeholder), termasuk perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), kepolisian, serta instansi terkait lainnya.
Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya rehabilitasi yang tengah dijalankan, serta komitmen bersama untuk menciptakan keamanan dan kedamaian bagi masyarakat Indonesia.
Kepala Lapas Kelas IIA Subang, Nanank Syamsudin, menyampaikan bahwa kegiatan ikrar setia kepada NKRI merupakan langkah positif dalam proses rehabilitasi dan reintegrasi narapidana terorisme.
“Kami berharap dengan ikrar ini, mereka dapat kembali ke masyarakat dengan pemahaman yang lebih baik, serta menjauhi radikalisasi,” kata Nanank dalam keteranganya pada awak media.
“Proses deradikalisasi ini menjadi penting untuk menciptakan ketahanan sosial di masyarakat,” sambungnya.
Kata Nanank, program tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkokoh ideologi pancasila dengan memerangi terorisme melalui pendekatan deradikalisasi dan bukan hanya melalui hukuman semata.
Dengan diucapkannya ikrar NKRI tersebut, lanjut Nanank diharapkan ketiga napiter bisa menjalani masa pembinaan lebih baik lagi serta menjadi contoh bagi narapidana lainya.
“Diharapkan ketiga napiter dapat menjalani masa pembinaan dengan lebih baik, serta menjadi contoh bagi narapidana lainnya dalam menjalani proses pemasyarakatan yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang napiter mengatakan bahwa dirinya berkomitmen untuk menanggalkan paham radikal dan berupaya menjadi warga negara yang baik.
"Melalui ikrar ini, kami berkomitmen untuk menanggalkan paham radikal dan berupaya menjadi warga negara yang baik, mencintai tanah air, dan berkontribusi dalam membangun Indonesia yang damai," ujarnya.***
Artikel Terkait
Peringati Hari Pengayoman ke-79, Lapas kelas IIA Subang laksanakan kegiatan ziarah dan tabur bunga di TMP Cidongkol
Lapas kelas IIA Subang gelar bakti sosial di Yayasan Rumah Harapan pada Peringatan Hari Pengayoman ke-79
559 Narapidana Lapas Kelas IIA Subang dapat remisi pengurangan hukuman pada Hari Kemerdekaan ke-79 Republik Indonesia
Diikuti ratusan warga binaan, Lapas Kelas IIA Subang gelar peringatan Maulid Nabi, ini yang diharapkan!
Dukung P4GN, Lapas Kelas IIA Subang lakukan razia terpadu pada sel-sel warga binaan, ini yang didapatkan
Berikan wadah pendidikan agama bagi warga binaan, Lapas IIA Subang buka Pondok Kajian Islam di Masjid An-Nur
Dukung program ketahanan pangan, Lapas IIA Subang salurkan bantuan sosial bagi keluarga binaan