Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di wilayah Jakarta Timur pada awal April 2026.
Saat itu, sebanyak 72 siswa di daerah Pondok Kelapa dilaporkan mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dalam program yang sama.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Pulogebang 15 belum memberikan keterangan resmi terkait insiden terbaru ini. Akun media sosial resminya pun diketahui telah dikunci.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap kualitas dan keamanan makanan dalam program MBG, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.***
Artikel Terkait
Uya Kuya gelar sayembara cari pelaku hoaks 750 dapur MBG, siapkan hadiah
Beredar video siswa SD di Sampang alami gatal kulit usai makan MBG, warga sebut saling menyusul
Puluhan siswa SD di Jeneponto dilarikan ke puskesmas usai santap MBG, diduga ikan tak layak konsumsi
Klarifikasi Kepala BGN soal 19.000 sapi untuk MBG, disebut hanya pengandaian
Balita 2 tahun di Cianjur meninggal dunia, diduga terkait kasus keracunan massal MBG
Mobil MBG datang sore di SMA Sigi, guru tegas menolak pembagian ke siswa
Ramai sorotan 70 dapur MBG di lapas dan rutan, ICW ungkap isu konflik kepentingan hingga dugaan 1.000 proyek Polri