Baca Juga: Viral pejalan kaki tertabrak motor di Deltamas Bekasi, korban alami patah tulang dan sempat pingsan
Saat melintasi wilayah Karang Jaya, muncul percikan api dari dalam bus yang diduga memicu kepanikan.
Sopir kemudian berusaha mengarahkan kendaraan ke sisi kanan jalan untuk menghindari bahaya yang lebih besar.
Namun nahas, dari arah berlawanan melaju truk tangki dengan kecepatan tinggi, sehingga tabrakan keras tidak dapat dihindari.
Benturan tersebut menyebabkan kedua kendaraan mengalami kerusakan parah dan memicu kebakaran yang memperparah kondisi korban.
Korban luka dan proses evakuasi masih berlangsung
Selain korban meninggal dunia, terdapat empat orang yang dilaporkan selamat dari kejadian tersebut.
Tiga di antaranya mengalami luka bakar serius, sementara satu korban lainnya mengalami luka ringan.
Petugas di lapangan masih berupaya mengevakuasi korban yang terjepit di dalam kendaraan, sekaligus melakukan penanganan terhadap korban luka.
“Total 16 tewas, yang selamat ada 4 orang, tiga luka bakar serius dan satu luka ringan,” jelas Mugono.
Hingga saat ini, pihak BPBD Muratara bersama aparat kepolisian masih melakukan sterilisasi lokasi kejadian serta pendataan identitas para korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara, terutama di jalur lintas antarprovinsi yang rawan kecelakaan fatal.***
Artikel Terkait
Kecelakaan maut di Garut Kota, mobil tabrak warung nasi goreng hingga tewaskan pedagang
Deretan kecelakaan taksi Green SM disorot usai insiden KA Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
Kisah ibu muda jadi korban kecelakaan kereta Bekasi Timur, baru sehari masuk kerja usai cuti melahirkan
Suami korban tewas kecelakaan KRL di Bekasi ungkap pesan terakhir istri, isak tangis saat ditelepon damkar
Solidaritas busui mengalir, tawarkan donor ASIP untuk bayi korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
TASPEN gerak cepat serahkan santunan Rp283 juta untuk guru korban kecelakaan KRL Bekasi Timur
Ratusan buket bunga penuhi Stasiun Bekasi Timur, simbol duka dan empati untuk korban kecelakaan