Suami korban tewas kecelakaan KRL di Bekasi ungkap pesan terakhir istri, isak tangis saat ditelepon damkar

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 30 April 2026 | 22:26 WIB
Menyoroti penuturan suami korban tewas dalam kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur (Instagram.com/@lambegosiip))
Menyoroti penuturan suami korban tewas dalam kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur (Instagram.com/@lambegosiip))

Ia kemudian diminta untuk mencari keberadaan istrinya di rumah sakit terdekat di wilayah Bekasi.

Baca Juga: 87 Persen sawah Subang dikunci jadi LP2B, Kang Rey tegaskan tak boleh dialihfungsikan

"Disuruh mencari keberadaan istri saya di RS terdekat," tuturnya.

Suami korban sempat berharap bahwa istrinya hanya mengalami luka dan sudah mendapatkan perawatan medis.

"Waktu itu saya berdoanya ya handphone-nya saja yang di situ, jadi istri saya tuh sudah di rumah sakit," tambahnya.

Rasa bersalah dan duka mendalam

Mengenang kejadian tersebut, ia mengaku diliputi rasa bersalah karena tidak bisa berada di sisi istrinya saat kejadian terjadi.

Baca Juga: Kebakaran apartemen Mediterania Tanjung Duren Jakbar, penghuni panik berhamburan saat asap muncul dari lantai 2

"Saya merasa bersalah, kenapa dia harus kerja," ujarnya lirih.

Ia juga mengaku merasa bersalah kepada keluarga sang istri karena tidak dapat menjaga dengan baik.

"Merasa bersalah ke mertua, tidak bisa menjaga istri saya, marah dan kecewa," imbuhnya.

Pesan terakhir yang tak terlupakan

Sebelum insiden terjadi, korban sempat mengirimkan pesan singkat kepada suaminya yang kini menjadi kenangan terakhir.

Baca Juga: Polisi Makkah tangkap 3 WNI, diduga tawarkan haji ilegal dan edarkan kartu palsu

"Sayang, ini keretanya nabrak mobil," kata suami korban menirukan pesan terakhir istrinya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X