Dirut KAI tegaskan posisi gerbong perempuan bukan soal gender, utamakan keselamatan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 30 April 2026 | 06:05 WIB
Ilustrasi - Dirut PT KAI (Persero) tanggapi usulan gerbong perempuan pindah ke tengah (Instagram/commuterline)
Ilustrasi - Dirut PT KAI (Persero) tanggapi usulan gerbong perempuan pindah ke tengah (Instagram/commuterline)

GENMILENIAL.ID – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin akhirnya buka suara terkait usulan pemindahan posisi gerbong perempuan ke tengah rangkaian KRL yang ramai diperbincangkan publik.

Isu ini mencuat setelah Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengusulkan perubahan posisi gerbong perempuan usai menjenguk korban kecelakaan KRL Line Cikarang dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi.

Menanggapi hal tersebut, Bobby menegaskan bahwa keselamatan penumpang menjadi prioritas utama tanpa membedakan gender.

Baca Juga: Bawa tabung oksigen dari rumah, aksi warga dekat stasiun Bekasi Timur ini jadi sorotan

“Tidak ada toleransi, tidak ada kompromi, baik itu pelanggan atau pengguna jasa perempuan atau laki-laki. Kita tidak bedakan keselamatan antara gender perempuan dan laki-laki,” ujarnya kepada awak media dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi, Rabu, 29 April 2026.

Ia menambahkan bahwa penempatan gerbong perempuan selama ini lebih mempertimbangkan aspek kenyamanan dan kemudahan akses.

Pemisahan gerbong untuk cegah pelecehan

Bobby menjelaskan bahwa kebijakan penyediaan gerbong khusus perempuan bukan tanpa alasan. Salah satu pertimbangan utama adalah untuk mencegah terjadinya pelecehan di dalam kereta.

“Selama ini kami melakukan pemisahan karena ada beberapa aspek. Aspek pertama adalah supaya tidak terjadi yang namanya harassment,” terangnya.

Baca Juga: Terungkap! Kekerasan di daycare Little Aresha diduga sudah lama, pengasuh ikat anak atas perintah yayasan

Selain itu, gerbong khusus perempuan juga dimaksudkan untuk memberikan kemudahan akses bagi penumpang perempuan selama menggunakan layanan KRL.

Posisi dinilai aman karena dekat petugas

Terkait posisi gerbong perempuan yang saat ini berada di bagian depan atau belakang rangkaian, Bobby menyebut hal tersebut juga mempertimbangkan aspek keamanan.

Menurutnya, posisi tersebut justru lebih dekat dengan petugas keamanan yang berjaga di ujung rangkaian kereta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X