Bawa tabung oksigen dari rumah, aksi warga dekat stasiun Bekasi Timur ini jadi sorotan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 30 April 2026 | 05:53 WIB
Cerita salah satu warga sekitar Stasiun Bekasi Timur yang datang membawa bantuan tabung oksigen (Threads/nievanaabd)
Cerita salah satu warga sekitar Stasiun Bekasi Timur yang datang membawa bantuan tabung oksigen (Threads/nievanaabd)

“Setelah itu keliling cari pengisian oksigen tapi ternyata tutup semua. Alhasil tetep dibawa ke posko Stasiun Bekasi Timur dengan keadaan memang nggak terlalu full,” tulisnya.

Sesampainya di lokasi, ia langsung menyerahkan tabung oksigen tersebut kepada relawan yang berada di dalam area stasiun.

Baca Juga: Tiga pelaku curanmor dibekuk Polres Subang, beraksi gunakan kunci letter T

“Di situ sempet nanya di mana lokasi yang masih butuh oksigen, ternyata persis di dalem stasiunnya. Alhasil gue dan adik gue masuk dan simpen oksigen ini ke salah satu relawan di sana,” sambungnya.

Harapan sederhana selamatkan nyawa

Dalam unggahannya, ia mengungkapkan harapan sederhana agar bantuan kecil yang diberikan bisa menyelamatkan nyawa korban.

“Cuma bisa nyumbang 1 tapi semoga 1 oksigen ini bisa nyelamatin 1 nyawa. Sedih, dan rasanya sedih banget,” tulisnya.

Ia juga mengungkap bahwa tabung oksigen tersebut merupakan milik mendiang ibunya yang dahulu digunakan saat sakit.

Baca Juga: Penataan Pujasera Subang digodok, Kang Rey pastikan pedagang jadi prioritas utama

“Kebetulan oksigen di rumah itu punya Almarhumah mama aku, semoga bisa jadi amal jariyah juga buat Almh mama aku di sana,” jelasnya.

Korban bertambah, puluhan masih dirawat

Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan ini bertambah menjadi 16 orang, setelah satu korban atas nama Mia Citra (25 tahun) meninggal dunia usai menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Bekasi pada Rabu, 29 April 2026.

Untuk korban luka, tercatat sebanyak 90 orang, dengan rincian 44 orang telah diperbolehkan pulang dan 46 lainnya masih dalam observasi medis.

Kisah kepedulian warga ini menjadi pengingat bahwa di tengah situasi darurat, solidaritas dan empati masyarakat tetap hadir untuk membantu sesama.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X