Baca Juga: Ribuan warga geruduk Polres Lampung Tengah, desak bebaskan 3 terduga pengeroyok maling motor
“Perubahan itu tidak bisa sekaligus, butuh waktu, ada proses sehingga dia paham kesalahannya,” tambahnya.
Tidak menyadari direkam
Terkait video yang viral, Bu Atun mengaku tidak mengetahui bahwa dirinya sedang direkam oleh siswa.
Ia baru mengetahui setelah video tersebut beredar luas di media sosial.
“Saya tidak tahu kalau direkam. Saya tahu hanya setelah terjadi, ‘Loh ini kan saya,’” ungkapnya.
Baca Juga: MUI kritik cara pemusnahan ikan sapu-sapu di Jakarta, Pramono janji evaluasi metode
Insiden itu sendiri terjadi pada Kamis, 16 April 2026, setelah kegiatan belajar mengajar di kelas XI IPS.
Saat itu, satu kelompok siswa yang terdiri dari sembilan orang tidak dapat melakukan presentasi karena melanggar aturan waktu yang telah disepakati.
“Awalnya mereka santun, salaman, bahkan mau foto bareng. Saya kasihan sama mereka, padahal saya harus mengajar di kelas lain. Saya hargai,” jelasnya.
Baca Juga: Ratusan santri keracunan MBG di Demak, SPPG Pilangwetan ditutup dan dipasangi garis polisi
Video viral picu reaksi warganet
Video kejadian tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram berandaviral.id dan langsung memicu reaksi keras dari warganet.
Dalam rekaman, terlihat sejumlah siswa memperagakan gestur tidak sopan di belakang guru mereka yang mengenakan jilbab ungu.
Tidak hanya itu, dalam potongan video lain juga terlihat aksi siswa yang seolah-olah mengelus kepala sang guru saat sedang makan, yang dinilai sebagai tindakan tidak pantas.
Artikel Terkait
Orang tua rela kirim anaknya ke barak militer, Dedi Mulyadi bongkar siswa nakal yang tawuran di Purwakarta
Siswa SMP di Purwakarta peluk erat ibunya usai pulang dari barak TNI, Dedi Mulyadi: Tetesan air mata bahagia
39 Pelajar Purwakarta dipulangkan dari barak militer, orang tua: Anak saya berubah
Bupati Purwakarta resmi berlakukan jam malam pelajar, tegaskan beda dengan pendidikan barak militer
Momen Dedi Mulyadi curhat ke Gubernur Malut Sherly Tjoanda, ungkap konflik semasa jadi Bupati Purwakarta
Diduga tolak ‘jatah’ Rp100 ribu, tuan rumah hajatan di Purwakarta tewas dikeroyok
Viral siswa SMAN 1 Purwakarta acungkan jari tengah ke guru, Dedi Mulyadi sarankan hukuman bersih-bersih sekolah