Penumpang keluhkan rombongan bawa toa di KA Serayu, sempat ditegur tapi kembali berisik

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 16 April 2026 | 17:39 WIB
Momen penumpang pakai toa di dalam gerbong KA Serayu (TikTok/agungsetiawan2260)
Momen penumpang pakai toa di dalam gerbong KA Serayu (TikTok/agungsetiawan2260)

Baca Juga: Viral pelanggan lama ketahuan ngutil di toko frozen food Tangerang, kerugian diduga capai puluhan juta

“Iya tau kalau nggak mau berisik jangan naik ekonomi. Cuma masa iya sampai ada yang bawa toa, mana di dalam kereta ngasih imbauan ke rombongan lagi,” terangnya.

Sempat ditegur kondektur

Dalam video tersebut juga terlihat tangkapan layar percakapan antara pengunggah dengan pihak kondektur. Ia melaporkan kondisi tersebut karena merasa terganggu.

“Kami bantu tegur agar tidak menggunakan pengeras suara ya Pak,” tulis kondektur dalam balasan pesan.

Namun, berdasarkan keterangan pengunggah, teguran tersebut tidak berlangsung lama.

Baca Juga: Kronologi pemotor tewas terlindas bus di Flyover Pesing Jakbar, diduga gagal nyalip

“Setelah ditegur aman, cuma 5 menit kemudian berisik lagi,” imbuhnya.

Hal ini semakin memicu reaksi warganet yang menilai kurangnya kesadaran sebagian penumpang terhadap aturan dan kenyamanan bersama di transportasi umum.

Warganet soroti etika di transportasi umum

Video tersebut kemudian ramai dibahas di kolom komentar. Banyak warganet menyoroti pentingnya menjaga etika saat berada di ruang publik, termasuk di dalam kereta api.

Sejumlah komentar menilai penggunaan toa di dalam gerbong tidak pantas dan berpotensi mengganggu penumpang lain yang ingin beristirahat.

Baca Juga: Viral modus minta uang Rp25.000 di Cikarang, pintu rumah digedor hingga warga resah

“Ini nggak bisa dinormalisasi, pikirkan kenyamanan yang lain. Kalau mau pakai pengeras suara, sewa satu gerbong khusus untuk rombongannya biar nggak ganggu yang lain,” tulis akun Aurinda.

Warganet lainnya juga menegaskan bahwa transportasi umum adalah ruang bersama yang harus dijaga kenyamanannya oleh semua pengguna.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X