'Bukan bocor, ini perjuangan 1,5 tahun'
Kuasa hukum korban menegaskan bahwa terungkapnya isi chat bukan sekadar kebocoran informasi, melainkan hasil perjuangan panjang para korban.
Ia menyebut, korban sempat takut melapor karena khawatir dianggap berlebihan atau tidak dipercaya publik.
Baca Juga: Viral menantu diduga gelapkan uang mertua Rp4,7 miliar, dipakai foya-foya hingga selingkuh
“Jadi jangan dianggap bocor. Ini perjuangan lebih dari 1,5 tahun lamanya,” tegasnya.
Desakan DO menguat
Pihak kuasa hukum juga mendesak agar kampus menjatuhkan sanksi tegas berupa drop out (DO) kepada para terduga pelaku.
Menurutnya, tindakan tersebut telah menciptakan rasa tidak aman dan mencederai nilai-nilai kampus.
“Drop out merupakan sanksi yang diberikan ketika seorang mahasiswa dianggap tidak layak berkuliah di situ,” jelasnya.
Baca Juga: Street Coffee Jembatan Kewek dibubarkan Satpol PP, nongkrong di tengah jalan jadi sorotan
Korban bisa bertambah
Dari data yang diungkap, total korban mencapai 27 orang, terdiri dari 20 mahasiswi dan 7 dosen perempuan.
Namun, jumlah ini disebut masih berpotensi bertambah karena ada kemungkinan korban lain belum menyadari dirinya menjadi objek dalam percakapan tersebut.
“Masih banyak korban lain yang mungkin tidak tahu mereka diomongin,” tandasnya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan lanjutan dari pihak kampus terkait langkah konkret atas kasus yang kini jadi perhatian publik tersebut.***
Artikel Terkait
Viral curhatan wanita diduga jadi korban pelecehan di KRL Bogor–Manggarai
Viral dua perempuan kejar pria diduga pelaku pelecehan di Bekasi, warga sebut sudah sering terjadi
Berkedok ritual mandi kembang, guru silat di Serang diamankan warga usai dugaan pelecehan
Viral korban pelecehan jadi tersangka di Pagar Alam, massa protes hingga segel kantor pos
Sidang dugaan pelecehan 16 mahasiswa FH UI berujung ricuh, diminta akui perbuatan di forum terbuka
Sidang kasus dugaan pelecehan 16 mahasiswa FH UI memanas, teriakan massa menggema hingga nyaris ricuh
Beredar chat diduga ortu mahasiswa FH UI usai kasus pelecehan, minta tak ada DO picu sorotan