Anggota DPRD Subang, Evi Nur’Afiah serap aspirasi warga Karanganyar, drainase dan UMKM jadi prioritas

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 11 April 2026 | 21:09 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Subang, Hj. Evi NurAfiah saat berdialog dengan warga dalam kegiatan reses di Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Subang, menyerap aspirasi terkait infrastruktur, UMKM, dan Koperasi Merah Putih, Sabtu 11 April 2026
Anggota DPRD Kabupaten Subang, Hj. Evi NurAfiah saat berdialog dengan warga dalam kegiatan reses di Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Subang, menyerap aspirasi terkait infrastruktur, UMKM, dan Koperasi Merah Putih, Sabtu 11 April 2026

GENMILENIAL.ID – Anggota DPRD Kabupaten Subang, Hj. Evi Nur’Afiah menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam kegiatan reses yang digelar di Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Subang, Sabtu 11 April 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung PUI Jalan Bagus Yabin Blok Kopti ini dihadiri ratusan warga, tokoh masyarakat, serta awak media.

Dalam dialog tersebut, isu infrastruktur Subang dan pemberdayaan UMKM menjadi sorotan utama warga.

Drainase masih jadi pekerjaan rumah infrastruktur Subang

Evi Nur’Afiah mengungkapkan, kondisi infrastruktur di wilayah Karanganyar secara umum sudah mengalami perbaikan, terutama pada jalan lingkungan. Namun, persoalan drainase masih menjadi keluhan yang paling banyak disampaikan masyarakat.

Baca Juga: Pemkab Pulau Taliabu gandeng ICCN, dorong ekonomi kreatif dan kemandirian daerah

“Untuk reses hari ini di konstituen saya yang ada di Kelurahan Karanganyar, di kelurahan ini rata-rata posisinya ada di kota, tadi ini infrastruktur sudah dan Alhamdulillah di beberapa RW yang ada di Karanganyar itu jalan-jalan lingkunganya sudah bagus, gang-gang sudah cukup bagus, kebanyakan yang belum itu drainasenya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kebanyakan soal infrastruktur, jadi saya ke infrastruktur dulu, kalau infrastruktur sudah bagus yakin perekonomian bisa tumbuh,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya membuka akses jalan penghubung antarwilayah, seperti konektivitas dari daerah Cijambe menuju pusat Kota Subang agar mobilitas masyarakat semakin lancar.

Baca Juga: Kang Akur pastikan dukungan pemda untuk investor, infrastruktur Subang terus diperkuat

“Kalau bisa kita membuka infrastruktur ke daerah-daerah yang agak ke dalam, misal di Cijambe itu membuka antara yang daerah Cimerta biar bisa jalan pintas ke arah Subang kota, ini juga harus kita perhatikan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sejumlah usulan perbaikan jalan lingkungan yang diajukan pada tahun 2025 direncanakan mulai direalisasikan pada tahun 2026.

Pemberdayaan UMKM harus berkelanjutan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X