Di tengah peristiwa tersebut, beredar video yang diduga direkam oleh korban.
Video yang salah satunya diunggah akun Instagram @magelang_info sebagai sumber unggahan memperlihatkan situasi mencekam saat air mulai membesar.
Baca Juga: Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, api merambat hingga 100 meter dan 10 orang dievakuasi
Dalam video itu terdengar suara perekam yang mengatakan, “Airnya gede banget,” sambil merekam temannya yang berusaha memanjat pondasi jembatan untuk menyelamatkan diri.
Rekaman tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu keprihatinan publik.
Pencarian sempat terkendala cuaca
Proses pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas Lampung, BPBD Bandar Lampung, Damkarmat, Polri, PMI, Forum Rescue Relawan Lampung (FRRL), serta relawan masyarakat.
Namun, pencarian sempat dihentikan sementara karena kondisi arus yang deras serta hujan yang masih turun di lokasi.
Baca Juga: Viral remaja tidur berpelukan di mushola Kebumen, dibangunkan warga dengan disiram air
Operasi pencarian kembali dilanjutkan pada Kamis pagi, 2 April 2026 hingga akhirnya kedua korban berhasil ditemukan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca, terutama saat beraktivitas di area sungai atau wisata alam.***
Artikel Terkait
Dugaan surat mahasiswi UNS yang lompat ke sungai sebut nama dosen, kampus ungkap sudah beri rekomendasi dan pendampingan
Jenazah mahasiswi UNS yang lompat ke Bengawan Solo ditemukan 3,3 km dari lokasi jatuh
Manisnya usaha mahasiswi UPI di CFD Lembur Pakuan: Kue tradisional laris, omzet tembus Rp700 ribu
Skandal mahasiswi UNS penerima KIP-K: Dugem di klub malam, kini harus jalani konseling 6 bulan
Pembacokan mahasiswi saat sempro, polisi sebut sudah direncanakan
Sehari sebelum bacok mahasiswi UIN Suska, terduga pelaku sempat unggah kata puitis
Polisi sebut tersangka pembacokan mahasiswi UIN Suska Riau menyesal dan ingin salat taubat