Ia bahkan mengaku hampir meninggalkan klinik karena merasa pelayanan yang diberikan tidak sigap.
Baca Juga: Viral sopir bus di Cilegon dipukul penumpang, berawal dari salip-menyalip hingga mediasi gagal
Alat disebut sempat tidak tersedia
Saat dilakukan pemeriksaan, pihak klinik disebut menyampaikan bahwa alat nebulizer untuk membantu pernapasan sedang tidak tersedia.
Namun, saat keluarga pasien hendak pergi, mereka kembali dipanggil dengan alasan ada alat lain yang bisa digunakan.
Selain itu, pengunggah juga mengaku tidak mendapatkan plastik obat dengan alasan stok kosong.
Teguran tak digubris
Saat ditegur, pengunggah menyebut petugas tersebut tidak memberikan respons serius.
Baca Juga: Es kuwut diduga jadi penyebab keracunan MBG di Pemalang, ini temuan investigasinya
“Sudah (ditegur) kak, tapi senyum-senyum doang,” tulisnya dalam kolom komentar.
Hingga saat ini, belum diketahui lokasi pasti klinik tersebut maupun adanya keterangan resmi dari pihak terkait.***
Artikel Terkait
Dibuka oleh Pj Bupati Subang, Klinik PKU Muhammadiyah A. Saefullah ZM Subang gelar baksos khitanan massal gratis bagi puluhan anak dhuafa
Pihak klinik akui sempat ada keluhan dari pasien, ungkap dokter kandungan yang viral sudah berhenti praktik
Negosiasi Kemenag RI berhasil, Klinik Kesehatan Haji Indonesia kembali beroperasi di Makkah
SPPG Cahaya Ngrayun Ponorogo akui teledor usai viral temuan belatung di menu MBG bandeng presto
Buntut viral cuci ayam di masjid, SPPG Bogor ditangguhkan BGN: Dinilai langgar prosedur
Viral joget soal insentif Rp6 juta, mitra MBG Hendrik Irawan minta maaf dan klarifikasi
Viral joget di dapur MBG, SPPG milik pria ini dibekukan, BGN tegaskan bukan bisnis